img_20161114_205835ADAKITANEWS, Kota Kediri – Pihak manejemen Persik Kediri memutuskan untuk membubarkan team, setelah dipastikan tidak lolos ke babak 8 Besar ISC B 2016. Belum ada kepastian kapan team akan dibentuk kembali, mengingat kompetisi ISC masih berjalan.

Berada di ruang Kilisuci Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, secara resmi pemain dan pelatih Persik Kediri dibebas tugaskan. Anang Kurniawan mengatakan, setelam dibubarkan seluruh pemain dan pelatih bebas mencari klub lain atau berkompetisi di liga antar kampung.

Namun, kebebasan itu tidak berlaku untuk pemain binaan asli Persik Kediri yakni Andre Agustiar dan Galih. Keduanya tetap dibertahankan karena masuk dalam rencana masa depan skuad Macan Putih.

“Hari ini team kami bubarkan, dan semua pemain bebas memilih klub maupun bertanding di liga antar kampung,” jelasnya

“Gaji pemain yang belum terbayar dalam satu bulan terakhir akan kami lunasi setelah acara ini. Kami mengucapkan terimakasih untuk seluruh team yang telah membangkitkan kembali Persik Kediri,” tambah Anang Kurniawan.

Sementara, Abdullah Abu Bakar Walikota Kediri yang ikut hadir dalam pembubaran itu meminta agar manajement melakukan evaluasi sebelum membentuk team lagi nantinya. Agar Persik bisa kembali berjaya seperti 10 tahun yang lalu.

“Persik bukan alat politik, dan Persik bukan milik perorangan namun Persik adalah milik semua warga Kediri dan Persik sudah berkibar dan sulit untuk diturunkan” ujar Mas Abu Walikota Kediri.

Setelah vakum kembali sejak tahun 2012, Persik Kediri kembali berlaga dikompetisi resmi ISC B 2016. Prestasi dalam kompetisi ini cukup membanggakan. Pasalnya, bermaterikan pemain-pemain kawakan macam Khusnul Yuli dan Hariyanto Persik mampu melaju ke babak 16 besar sebagai juara grup. Dalam babak grup 16 besar, Persik berada diperingkat ketiga kalah bersaing dengan Perserang dan Martapura Fc membuat Persik tidak bisa melanjutkan ke babak selanjutnya.