logo.png

Gagal Masuk 8 Besar ISC B Skuat Persik Kediri Dibubarkan


detikcom

Gagal Masuk 8 Besar ISC B, Skuat Persik Kediri DibubarkanFoto: Logo

Kediri - Setelah gagal menembus babak 8 besar ISC B 2016, skuat Persik Kediri membubarkan diri. Pembubaran disaksikan Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, sponsor dan manajemen.

"Mulai hari ini, para pemain sudah dalam status free," kata Manager Persik Kediri, Anang Kurniawan, dalam sambutannya pada acara yang digelar di ruang Kilisuci, Kantor Pemerintah Kota Kediri, Selasa (15/11/2016)

Kini para pemain dibebaskan memilih klub lain, dengan pengecualian 4 pemain muda asli binaan persik kediri, yang masih berpotensi untuk kembali dipanggil dalam skuat musim depan . 

Walikota Kediri berharap ada evaluasi secara menyuluruh, baik skuat maupun manajemen untuk menyambut musim depan. Mas Abu mengapresiasi kinerja manajemen yang dianggapnya mengusung semangat positif dalam membangunkan kembali klub berjuluk 'Macan Putih' itu dari tidur panjangnya.

"Di tahun ini kita lambat untuk menyusun pemain sehingga kurang maksimal. Ini akan kita perbaiki dengan lebih mengandalkan pemain muda asli Kediri" kata Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar.

"Sipapun itu, manajemen harus dia yang memiliki feel bola, harus ada feelbola karena kalau nggak akan susah," lanjut Mas Abu menyoal komposisi manajemen klub di musim depan. 

Manager Persik Kediri, Anang Kurniawan, berharap terbentuknya kepengurusan baru di PSSI memberi pengaruh ke Persik terutama dalam hal pembibitan pemain muda di daerah. Anang juga menyoroti besarnya perbedaan subsidi yang diterima tim-tim ISC A dan ISC B. Jika tim di ISC A mendapatkan Rp 5 milyar, maka klub ISC B hanya mengantongi Rp 700-800 juta.

"Justru tim tim di Divisi Utama inilah yang kesulitan menggaet sponsor. Kita tak ada fasilitas (siaran langsung) tv dan lain lain," curhat Anang. 


Sumber : detik.com