logo.png

Pemkot Kediri Proses Ulang Penataan Tata Ruang


 

Pemkot Kediri Proses Ulang Penataan Tata Ruang

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kediri (beritajatim.com) – Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kota Kediri mulai merancang pengaturan tata ruang wilayah. Sehingga keberadaan sentra pendidikan, usaha perdagangan dan pertanian semakin jelas dan terpetakan.

 

 


Bentuk penataannya, masih berkaca dari Tri Bina Kota. Ialah wilayah Kecamatan Mojoroto untuk sentra pendidikan, Kecamatan Kota Tengah untuk perdagangan dan di Kecamatan Pesantren untuk lahan pertanian. Dalam perumusan nanti, lebih cenderung memetakan detail fungsi masing-masing kawasan.

Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu mengatakan, pihaknya pada akhir tahun ini fokus menyelesaikan sejumlah program yang belum rampung, salah satunya perda tentang rencana detail tata ruang.

“Kami akan membahas pengaturan tata ruang ini pada pertengahan Desember mendatang. Dalam penantaan ini, poin aturan itu akan menyesuaikan kondisi yang sekarang karena perkembangan semakin pesat,” kata Budwi Sunu, Kamis (24/11/2016).

Rencana penataan tatan ruang ini, mata kata Budwi Sunu memang belum sepenuhnya tuntas. Namun design awal yang diusung Prmkot hampir sama dengan Tribina Kota, hanya saja cenderung mengatur secara detail tata ruang tersebut.

Sementara itu, khusus untuk Kecamatan Mojoroto sebagai kawasan pendidikan, Pemkot sedang membangun kampus Universitas Brawijaya di Kelurahan Mrican. Sesuai hasil pengamatan, pembangunan masih berlangsung sekitar 80 persen, hingga bulan November ini.


Sumber : beritajatim.com