logo.png

Napak Tilas Gerilya Jenderal Sudirman Diharapkan Jadi Even Berskala Nasional


Surya Malang

Napak Tilas Gerilya Jenderal Sudirman Diharapkan Jadi Even Berskala Nasional
 
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
 
Ribuan peserta mengikuti gerak jalan napak tilas gerilya Jenderal Sudirman rute Kediri - Bajulan, Sabtu (26/11/2016). 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Yayasan Panglima Besar Jenderal Soedirman bakal  memberikan replika tandu yang pernah dipakai gerilya Soedirman atau Sudirman (menurut EYD). Replika diberikan setelah pihak keluarga Jenderal Sudirman menyaksikan antusias peserta gerak jalan napak tilas gerilya Jenderal Soedirman Kediri - Bajulan.

"Kami mengharapkan kegiatan napak tilas ini bisa menjadi event berskala nasional sehingga menjadi ikon bagi Kota Kediri," ungkap Sulistiyono, Sekretaris Jenderal Yayasan Panglima Besar Jenderal Soedirman kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (26/11/2016).

Sulistiyono bersama keluarga dan ahli waris Jenderal Soedirman untuk pertama kalinya hadir ikut memberangkatkan peserta gerak jalan napak tilas rute gerilya Kediri - Bajulan.

Replika tandu gerilya Jenderal Soedirman ini telah digunakan pada kegiatan napak tilas di Kabupaten Pacitan. "Kami akan memberikan replika serupa untuk kegiatan napak tilas di Kediri," jelasnya.

Selain di Kota Kediri, gerak jalan napak tilas rute gerilya juga dilakukan di Kabupaten Pacitan. Namun kegiatannya  di Pacitan digelar  dua tahun sekali dengan rute 127 KM.

Sementara kegiatan napak tilas di Kediri digelar dengan rute 37 KM mulai dari depan TMP Kota Kediri dan finis di Desa Bajulan, Kabupaten Nganjuk.

"Kami berharap kegiatan napak tilas itu bisa bersambung," ungkapnya.

Replika tandu gerilya ini dibuat oleh seorang seniman dari Yogyakarta. Ukuran dan model tandu dibuat sama persis dengan tandu yang pernah dipakai gerilya. "Bahan dan tempat untuk bernaung di tandu dibuat sama," ungkapnya.

Sementara Reza Darmawan, Ketua Panitia Gerak Jalan Napak Tilas Rute gerilya Jenderal Soedirman mengaku bangga ternyata animo peserta untuk mengenang pahlawan di Kota Kediri masih tinggi. 

Diharapkan ke depan kegiatan napak tilas rute gerilya ini bakal ditingkatkan untuk event berskala nasional. Sehingga dapat meningkatkan pariwisata dan menjadi ikon Kota Kediri.

"Tahun depan kami tingkatkan menjadi skala Jawa Tinur, kemudian jadi agenda kegiatan nasional," jelasnya.

Hingga pendaftaran ditutup, jumlah peserta napak tilas gerilya Jenderal Soedirman mencapai 1.700 peserta. Mayoritas peserta merupakan kawula muda.


Sumber : suryamalang.tribunnews.com