ADAKITANEWS, Kota Kediri – Dinas Kesehatan Kota Kediri melakukan fogging di Kelurahan Banjarmelati Kecamatan Mojoroto, Senin (28/11). Hal itu dilakukan pasca ditemukannya kasus Demam Berdarah (DB) yang menyebabkan 2 anak di kawasan tersebut dirawat.

Fogging dilakukan oleh Dinkes Kota Kediri di kawasan Gang Kantil dan Gang Banjar kelurahan setempat. Pengasapan ini dilakukan dengan cara menyisir seluruh pemukiman warga, pekarangan kosong serta selokan yang diduga menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypti. Pengasapan juga dilakukan agar serangan demam berdarah tidak sampai meluas ke kelurahan lain.
Halimah, Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) Kelurahan Banjarmlati mengaku ada dua anak di wilayahnya yang terjangkiti penyakit demam berdarah. Keduanya diketahui masih duduk di bangku Sekolah Dasar dan sempat dirawat di Rumah Sakit Gambiran dan Bhayangkara Kota Kediri beberapa hari lalu. “Ada dua anak yang kena DB. Mereka sempat dirawat di RSUD Gambiran dan RS Bahayangkara kemarin,” ujarnya.

Diketahui, maraknya kasus demam berdarah di Kota Kediri diduga akibat tingginya curah hujan akhir-akhir ini. Hal itu menyebabkan munculnya banyak genangan air sebagai tempat reproduksi nyamuk aedes aegypti, penyebab DB.

Masyarakat berharap fogging dapat dilakukan secara rutin sebagai upaya pemberantasan demam berdarah yang ampuh. Pasalnya, warga mengaku khawatir pasca adanya anak-anak yang terjangkit penyakit mematikan tersebut.