logo.png

Awalnya Dikira Menderita Busung Lapar Ternyata Bayi di Kediri Ini Meninggal Akibat Virus Mematikan


Surya Malang

Awalnya Dikira Menderita Busung Lapar, Ternyata Bayi di Kediri Ini Meninggal Akibat Virus Mematikan

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Balita berusia 22 bulan di Kota Kediri meninggal dunia akibat terinfeksi virus HIV. Nyawa penderita ini tidak tertolong karena terlambat mendapat penanganan medis.

Kematian balita penderita HIV ini sempat menjadi kontroversi di forum media sosial. Kasusnya yang diunggah di media sosial dengan keterangan balita meninggal dunia karena busung lapar.

Direktur RSUD Gambiran, dr Fauzan Adima menyebutkan balita itu meninggal dunia bukan karena busung lapar, tetapi HIV.

“Kami telah cek. Pasien meninggal karena penyakit yang dideritanya. Dari pemeriksaan laboratorium, pasien mengidap HIV,” jelas Fauzan Adima, Jumat (2/12/2016).

Balita itu pernah dirawat di RSUD Gambiran selama dua pekan. Pasien telah diberi makanan tambahan sehingga kondisinya terus membaik.

Namun keluarga pasien minta pulang dan dilaporkan meninggal dunia di rumahnya pada, Senin (28/11/2016).

“Kami tidak dapat menyebutkan identitas pasien,” jelasnya.

Fauzan menambahkan karena penyakit pasien itu telah parah. Kondisi pasien sering drop. Organ tubuhnya tidak berfungsi dengan baik sehingga tidak mampu menyerap makanan dan obat-obatan.

Selama menjalani perawatan di RSUD Gambiran, pasien menggunaan fasilitas asuransi dari BPJS.

“Pasien tidak menggunakan Jamkesda, tapi BPJS,” tambahnya.

Pihak RS belum menelusuri asal mula balita itu terjangkit virus HIV. Fauzan mengakui memang ada tren penularan virus HIV/Aids menimpa ibu rumah tangga.

 
 

Sumber : suryamalang.tribunnews.com