logo.png

Warga Kediri Diajak Gemar Makan Ikan


Warga Kediri Diajak Gemar Makan Ikan
Foto: Andhika Dwi

Kediri - 2.000-an paket makanan dari olahan ikan dibagikan gratis, diserbu ratusan warga saat jalan sehat di depan kantor Pemkot Kediri Jalan Basuki Rahmat, Minggu (4/12/2016).

Warga Kediri diajak gemar makan ikan yang bisa dikemas dalam olahan makanan apapun. Ratusan anak, orangtua dan pasangan hadir dalam jalan sehat yang digelar Dinas Peternakan Kota Kediri.

Sosialisasi gerakan gemar makan ikan ini harus dilakukan Pemkot Kediri. Sebab selain kaya akan manfaat dan baik untuk tumbuh kembang anak, sosialisasi gemar makan ikan yang dilakukan terhadap masyarakat mendapat penghargaan dari pemerintah pusat. Kementerian Kelautan Dan Perikanan memberi predikat Kota Kediri merupakan daerah paling rajin melakukan promosi makan ikan.

"Enak mas, kapan lagi makan bakso ikan gratis seperti ini," kata Octan, salah seorang siswa SMK usai yang diamini teman-temannya.

Sementara seorang ibu rumah tangga, Tiara yang juga mengajak dua buah hatinya mengaku dia dan dua anaknya suka dengan pembagian gratis makanan berbahan ikan.

"Biasa makan tempe mas di rumah, mumpung ada acara jalan sehat dan makan makanan terbuat dari ikan, gratis lagi buat anak," canda Tiara.

Tiara pun berjanji akan lebih meningkatkan konsumsi ikan, khususnya untuk dua anaknya, Rifky dan Caca yang masih berumur 7 dan 5 tahun.

Sementara data Dinas Pertanian Kota Kediri menyebutkan, tingkat konsumsi ikan di wilayahnya 24-25 kg per kapita tiap tahun. Sementara target ke depan 35 kg per kapita tiap tahunnya. 

"Memang masih kurang ya mas, tapi jumlah ini wajib terus kita tingkatkan," kata Kepala Dinas Peternakan Kota Kediri Semeru Singgih kepada wartawan.

Pihaknya, terus berupaya meningkatkan produksi ikan. Dan terus mendukung kelompok-kelompok pembudidaya ikan di Kediri.

"Kita sediakan bantuan berupa kolam ataupun benih untuk sekitar 551 podakan (Kelompok pembudidaya ikan) untuk mendukung peningkatan produksi ikan," tambahnya.

Hingga kini ketersiadaan ikan di Kediri terbilang cukup dengan produksi 7.000 ton ikan. Apalagi dengan tambahan suplai dari luar daerah seperti Tulungagung dan Trenggalek.


Sumber : detik.com