logo.png

Dishub dan BNN Kota Kediri Cek Kelayakan Armada Bus dan Tes Kesehatan Sopir


 

 

 

 

Kediri (beritajatim.com) - Memasuki libur sekolah dan menjelang Hari Natal, petugas gabungan dari Dishubkominfo dan BNN Kota Kediri menggelar pengecekan terhadap angkutan umum yang melintas di Terminal Tamanan Kota Kediri. 


Hasilnya, petugas menemukan adanya bus menggunakan ban ful kanisir yang tidak layak pakai.

Pantauan beritajatim.com, petugas menghentikan satu persatu armada bus yang masuk terminal. Petugas meminta sopir menunjukkan surat surat kelengkapan dan pengecekan terhadap kelayakan angkutan. Diantaranya, pengecekan terhadap ban, kaca dan rem.

Dalam pengecekan tersebut, petugas juga memeriksa kesehatan terhadap sopir. Terdiri dari pemeriksaan tensi darah dan cek urine. Dari hasil pengecekan, juga diketahui adanya armada bus yang memakai ban full kanisir.

Kasi Angkutan Orang Dishubkominfo Kota Kediri Bagus Hermawan mengatakan, pengecekan terhadap kelayakan armada angkutan umum, khususnya bus dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang.

"Untuk kendaraan yang kita temukan memakai ban full kanisir tidak layak pakai, akan kita tindak tegas," ujar Bagus Hermawan, Rabu (21/12/2016).

Terpisah, Kepala BNN Kota Kediri AKBP Dewi Lilik Indarwati mengatakan, dari 27 sampel urine milik sopir yang sudah diperiksa, tidak ditemukan adanya penggunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang.

"Kita targetkan ada 50 sampel urine, yang kini baru tercapai 27 sampel. Apabila nantinya dalam tes urine lanjutan, kita temukan adanya sopir yang menggunakan narkoba, maka perusahaan otomotif (PO) harus mengganti dengan sopir baru," tegas Lilik.

Pengecekan terhadap armada bus dan tes kesehatan pada sopir ini akan terus dilakukan oleh petugas untuk menekan angka kecelakaan selama libur sekolah dan Hari Natal

Kamis, 22 Desember 2016


Sumber : beritajatim.com