logo.png

Puing-Puing Bekas Lokalisasi Semampir Kediri Jadi Tontonan Warga


Surya Malang

Puing-Puing Bekas Lokalisasi Semampir Kediri Jadi Tontonan Warga
 
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
 
Puing bangunan eks Lokalisasi Semampir masih berserakan, Senin (19/12/2016). 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Empat hari pascapenggusuran eks Lokalisasi Semampir masih menarik perhatian masyarakat. Tidak sedikit warga yang lewat berhenti untuk menyaksikan puing-puing sisa bangunan yang masih berserakan dari jalan raya, Senin  (19/12/2016).

Sebagian warga mengaku tidak percaya bangunan yang pernah dipakai untuk rumah bordil terbesar di Kota Kediri saat ini telah rata dengan tanah.

Pantauan SURYAMALANG.COM, warga yang penasaran banyak yang berhenti untuk sekedar melihat-lihat kondisi puing bangunan. Tidak sedikit yang juga mengabadikan dengan kamera HP.

Seperti yang dilakukan Supeni (35), yang menyatakan salut dan kagum kepada Wali Kota Kediri karena berani menggusur tempat prostitusi.

"Kalau sudah digusur begini, PSK-nya tidak bakalan balik lagi," ungkapnya kepada SURYAMALANG.COM.

Dikatakannya, menggusur sarang prostitusi memang tidak dapat dilakukan setengah-setengah dan harus tegas.

"Semampir akhirnya digusur menyusul Gang Dolly di Surabaya dan Kalijodo di Jakarta," tambahnya.

Namun ada warga yang mempertanyakan tempat relokasi warga yang rumahnya telah digusur.

"Kasihan warga yang digusur bagaimana sekolah anak-anaknya. Apa juga ikut pindah ke tempat baru," ungkap Ny Sriani (30).

Masalahnya, Ny Sriani yang memiliki saudara yang tinggal di RW 5 Semampir rumahnya juga ikut digusur.

"Kami tadi kebetulan lewat, lha kok rumahnya sudah diratakan," ungkapnya.

Sementara di lokasi penggusuran sendiri masih ramai didatangi para pemulung barang bekas. Pemulung mengais mendapatkan barang-barang yang masih dapat dimanfaatkan.

Salah satunya besi dan kayu usuk dan kayu reng. Tumpukan kayu yang masih dapat dimanfaatkan kemudian dikumpulkan diangkut dengan gerobak.

Sementara petugas gabungan kepolisian dan Satpol PP Kota Kediri masih membuka posko penjagaan di pintu masuk selatan. "Suasana setelah penggusuran masih kondusif, Mas," ungkap Ipda Totok.


Sumber : suryamalang.tribunnews.com