logo.png

Forpimda Kediri Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw


PB|Kediri – Masjid Darunnajach yang berlokasi di Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, kemarin malam dijadikan tempat berlangsungnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dan sejumlah ulama juga turut hadir pada acara tersebut, seperti Kyai Anwar Mansyur, Kyai Doglas Yahya, Kyai Abubakar dan Kyai Antok Ilah Anwar. Acara ini sendiri ,dipadati sekitar 500 jamaah, baik dari dalam Kelurahan Bandar Kidul maupun dari luar, Selasa (27/12/2016).

Pada tausiyahnya, Kyai Abubakar mengatakan, dengan adanya seremonial maulid nabi, umat Islam diharapkan bisa mengingat kembali betapa gigih perjuangan rasul dalam merintis dan mengembangkan ajaran Islam di tengah tradisi dan budaya yang waktu itu dalam keadaan jahiliyah. Satu hal yang harus dilakukan umat Muslim ketika merayakan maulid nabi adalah meneladani sikap dan perbuatan, terutama akhlak mulia nan agung dari Nabi besar Muhammad SAW.
Bukan hanya seremonial belaka, peringatan itu mestinya diresapi dalam hati yang begitu dalam dan mencoba untuk meneladani dan mempraktikkan akhlak mulia, dan saat melontarkan pujian-pujian dan sholawat yang begitu menggebu-gebu, hendaknya tidak hanya ditujukan kepada fisik maupun keduniawiannya saja tetapi juga akhlak. Islam membawa rahmat bagi alam semesta, bukan hanya umat Muslim saja atau manusia saja, tetapi semua makhluk seperti hewan, tumbuh-tumbuhan, dan alamnya.
Acara tersebut juga dihadiri Walikota Kediri, Abdullah Abubakar, Dandim Kediri, Letkol Inf Purnomosidi, Kapolresta Kediri, AKBP Wibowo, Danramil Mojoroto, Kapten Inf Arifin Effendi, Pasi Ter Kodim Kediri, Kapten Inf Warsito dan Kanit Binmas Polsek Mojoroto, AKP Suhariyanta.
Walikota Kediri juga sempat memberikan dorongan dan motivasi kepada seluruh jamaah, untuk saling menjaga kerukunan antar umat bergama, sehingga tatanan kehidupan bersosial masyarakat sejalan dengan kepribadian Manusia Indonesia. Letkol Inf Purnomosidi juga berharap, persatuan dan kesatuan seluruh warga Kota Kediri tetap terjaga, ditengah-tengah keberagaman yang melatarbelakanginya, dan sudah sepatutnya dasar-dasar negara yang termuat dalam Pancasila ,juga harus menjadi pedoman. AKBP Wibowo juga mengingatkan, betapa pentingnya saling menghargai dan saling menghormati satu sama lain, dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama di Kota Kediri. 
 
 
 

Sumber : paradigmabangsa.com