logo.png

Sentra Oleh-oleh Khas Kota Kediri Diserbu Wisatawan


 

Sentra Oleh-oleh Khas Kota Kediri Diserbu Wisatawan
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kediri (beritajatim.com) - Pusat oleh-oleh atau sentra makanan khas Kota Kediri, tahu kuning yang berada di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Kota Kediri dipadati para pembeli, yang menikmati masa libur natal dan tahun baru, bebarengan dengan libur panjang sekolah.

Tahu kuning dan sejumlah varian olahan tahu ini memang menjadi favorit bagi para wisatawan yang berkunjung atau sekedar singgah di Kota Kediri. Seperti halnya Supriastutik, wisatawan dari Jakarta. Dia memborong tahu kuning dan stik tahu untuk dibagikan ke sanak saudara di tempat asalnya.
 
“Kalau datang kesini (Kota Kediri) sudah pasti pulang bawa oleh-oleh tahu kuning. Apa ya, rasanya berbeda dari tahu yang lain. Lebih enak, kenyal dan semua anggota keluarga suka,” kata Supriastutik, Selasa (27/12/2016).
 
Pada masa liburan kali ini para pedagang tahu kuning mengalami peningkatan penjualan hingga lebih dari 10 persen dari hari biasa. Saat ini untuk tahu kuning dan tahu putih, poo salah satu produsennya mengaku mampu menjual sekitar 350 kotak. Lebih dari 200 kemasan plastik untuk masing masing olahan tahu.
 
Untuk mensiasati naiknya jumlah pembeli, produsen sengaja menjual tahu kuning sudah dalam bentuk packing, bukan lagi sesuai permintaan pembeli seperti biasanya. Sehingga karyawan tak kualahan untuk memenuhi permintaan pembeli yang terus datang.
 
Di Toko Poo ini, satu kotak tahu kuning berisi 10 dijual dengan harga Rp 27 ribu. Untuk tahu putih dijual dengan harga Rp 29 ribu. Sementara untuk olahan tahu lain, seperti, stik tahu yang dijual dengan harga Rp 11 ribu, rambak tahu Rp 16 ribu, tahu goreng Rp 11 ribu, krupuk tahu Rp 20 ribu dan pepes tahu Rp 10 ribu.

“Omset penjualan lumayan meningkat, kurang lebih ya 10 persen dari hari-hari biasa. Para pembeli umumnya menyukai tahu kuning. Tetapi untuk olahan tahu lain juga digemari,” kata Sunarti, karyawan Toko Poo.
 
Selain tahu, pembeli juga memiliki opsi lain yang tak kalah nikmat. Ada gethuk pisang yang dijual dengan harga Rp 6 ribu perbijinya serta sambal pecel yang juga menjadi ciri khas kuliner Kota Kediri. 

Rabu, 28 Desember 2016
 

Sumber : beritajatim.com