ADAKITANEWS, Kota Kediri – Sepanjang tahun 2016, tercatat ada sebanyak 25 kejadian kebakaran yang telah ditangani oleh Unit Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Kediri. Taksiran kerugiannya bahkan ditaksir lebih dari Rp 5 miliar.

Komandan Regu PMK Kota Kediri, M Syamsul Fuad mengatakan, dari keseluruhan kasus kejadian kebakaran di Kota Kediri penyebabnya mayoritas masih diakibatkan karena kelalaian masyarakat. Salah satunya karena kebocoran tabung gas, kurangnya lubang ventilasi di dapur, serta korsleting listrik. “Dari 25 kasus kebakaran, 17 diantaranya terjadi di lingkungan padat penduduk,” ujarnya saat ditemui Tim Adakitanews.com, Jumat (30/12) sore.

Dikatakan Fuad, sapaan akrabnya, kebakaran terparah terjadi di sebuah toko kelontong Jalan Patimura Kota Kediri pada Jumat (27/05) silam. Kebakaran tersebut diketahui menghanguskan seluruh bangunan toko dan menyebabkan kerugian hingga Rp 1,3 miliar. “Total keseluruhan kerugian selama tahun 2016 ditaksir sampai Rp 5 milyar lebih,“ ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk selalu mewaspadai ancaman kebakaran yang bisa terjadi kapanpun dan dimanapun. PMK Kota Kediri akan siap membantu dalam situasi darurat apapun seperti bencana longsor, banjir, dan lainnya, ketika ada panggilan darurat.

“Pihak kami akan siap bantu dalam kondisi apapun asalkan situasi darurat. Tidak harus lapor ke kantor polisi dulu namun masyarakat bisa langsung laporan ke kantor kami atau menghubungi melalui telepon,” pungkasnya.