logo.png

Gua Selomangleng Jadi Ikon Andalan Daya Tarik Wisatawan


Surya Malang

Gua Selomangleng Jadi Ikon Andalan Daya Tarik Wisatawan
 
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
 
Kawasan wisata sejarah Gua Selomangleng menjadi andalan wisata di Kota Kediri. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Gua Selomangleng masih menjadi andalan bagi kegiatan wisata di Kota Kediri. Malahan pesona Gua Selomangleng sebagai tujuan wisata sejarah kini semakin lengkap.

Selain Museum Airlangga,  sudah berdiri Omah Panji yang menjadi wadah kreativitas para seniman.

Areal Gua Selomangleng telah menjadi ajang pagelaran pertunjukan pentas seni klasik dan kontenporer. Berbagai seniman dari berbagai daerah hingga seniman asing telah pentas di altar Gua Selomangleng.

Aneka pentas seni yang berlangsung rutin semakin meneguhkan kawasan ini sebagai tujuan wisata bernuansa sejarah. Animo masyarakat juga cukup luar biasa untuk menyaksikan pagelaran seni.

Setiap kali digelar pentas seni, ratusan pengunjung memadati halaman Gua Selomangleng. Biasanya pengunjung baru bubar setelah pentas berakhir.

Ikon ini yang ingin dipertahankan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri. Frekuensi pentas seni telah ditambah dari tiga kali menjadi delapan kali setahun sejak tahun lalu.

Event gelaran seni itu belum termasuk kegiatan seni budaya modern lainnya. Apalagi Kota Kediri sedang berjuang meneguhkan sebagai asal budaya Panji.

Seniman muda Kediri, Raka Rake mengatakan rutinitas pagelaran seni secara bertahap bakal semakin mengukuhkan wisata Gua Selomangleng ke kancah nasional.

“Sudah banyak seniman dari berbagai daerah yang  datang sejak dua tahun terakhir,” ungkap Raka, Kamis (12/1/2017).

Dia berharap event kebudayaan itu menjadi kalender tetap Kota Kediri. Jika dikelola profesional juga bakal mendatangkan multi efek bagi Kota Kediri.

Untuk menunjang kreativitas seniman, telah didirikan Omah Panji di areal kawasan wisata Selomangleng. Omah Panji ini menjadi ajang pengembangan kreativitas seniman untuk mengeksplorasi Budaya Panji.

Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Nur Muhyar mengakui memperbanyak pentas seni di Selomangleng sebagai upaya pengembangan wisata.

“Dulu hanya seklai dalam setahun. Sekarang setahun sampai delapan kali,” kata Nur.


Sumber : suryamalang.tribunnews.com