logo.png

Kota Kediri Raih Empat Kali Penghargaan WTN


Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia melalui Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Pudji Hartanto Iskandar menyerahkan penghargaan WTN pada Abdullah Abu Bakar, S.E.

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Penghargaan membanggakan kembali diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri di awal tahun 2017. Kota Kediri mendapatkan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) yang ke empat kalinya. Piala WTN murni ini diserahkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia melalui Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Pudji Hartanto Iskandar di Jakarta, Selasa (31/1/2017). 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Fery Djatmiko melalui Kabag Humas Pemkot Kediri Apip Permana, mengatakan terpilihnya Kota Kediri sebagai salah satu Kota penerima WTN ini tidak lepas dari berbagai inovasi yang dilakukan Pemkot Kediri. Hasilnya, terbukti mampu mengubah ‘wajah lalu lintas’ di Kota Tahu ini menjadi lebih bagus. “Indikator penilaian bermacam macam, dari program dan inovasi hingga tata kelola untuk menekan angka laka di Kota Kediri,” kata Apip, kemarin. 

Lebih lanjut, Apip mengatakan beberapa inovasi di bidang lalu lintas tersebut diantaranya, Transinfo. Dimana aplikasi ini berbasis informatika melalui telepon pintar yang berisi informasi lalu lintas dan rute angkutan umum Kota Kediri melalui cctv serta ATCS atau Ruang Pusat Pengendalian Lalu Lintas Secara terpadu, dengan fungsi dapat mengatur waktu sinyal di persimpangan secara responsif dan terkoordinasi melalui jaringan jalan. 

“Selain itu dalam menekan angka laka di Kota kediri, Pemerintah Kota juga memberikan angkutan gratis untuk pelajar sejak 2015. Sedangkan tahun 2016 lalu Pemerintah meresmikan 3 bus sekolah gratis, dari inovasi-inovasi ini lah yang menjadi indikator penilaian dari Kementrian Perhubungan, dan Kota Kediri layak mendapatkan penghargaan itu,” kata Apip. 

Saat ini beberapa jalan di Kota Kediri sudah terpasang CCTV, misalnya di simpang empat alun-alun Kota Kediri, simpang empat Semampir, simpang empat Mrican di Kecamatan Mojoroto, dan sejumlah persimpangan lainnya. Seluruh CCTV yang terpasang itu terhubung atau terkoneksi dengan aplikasi layanan ‘Transinfo Kota Kediri’. Seluruh aplikasi itu terpusat di pusat pengendalian lalu lintas yang ada di kantor Dishub Kota Kediri.

 


Sumber : surabayapagi.com