logo.png

Ini Upaya Satpol PP Kota Kediri untuk Memberantas Gerobak PKL yang Bandel


Surya Malang

Ini Upaya Satpol PP Kota Kediri untuk Memberantas Gerobak PKL yang Bandel
 
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
 
Petugas Satpol PP Kota Kediri menempel tulisan peringatan di gerobak PKL yang ditinggal pemiliknya di pinggir jalan, Kamis (23/2/2017). 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Tim penertiban terus melakukan upaya persuasif memberi peringatan pemilik gerobak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membandel di Kota Kediri. Masalahnya banyak gerobak PKL yang ditinggal pemiliknya di trotoar jalan.

Kabid Trantib Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid menjelaskan, salah satu bentuk peringatan kepada PKL yang masih membandel dilakukan dengan menempelkan stiker di gerobak yang ditinggal pemiliknya.

"Kami berikan peringatan gerobak yang ditinggalkan di pinggir jalan. Kalau tidak diindahkan nanti kami tertibkan," tandas Nur Khamid, Kamis (23/2/2017).

Nur Khamid juga menjelaskan, dasar penertiban gerobak PKL ini mengacu kepada Perda No 7/2014 dan Perwali No 37/2015.

"Gerobak yang ditinggalkan di pinggir jalan selain melanggar perda juga perwali," tambahnya.

Keberadaan gerobak yang ditinggal pemiliknya ini cukup mengganggu pemandangan. Selain gerobak juga ada kursi dan meja serta perlengkapan memasak yang ditinggalkan.

Beberapa kawasan PKL yang mendapatkan peringatan di sepanjang Jl Dhoho, Jl Urip Sumoharjo dan Jl Panglima Sudirman.

Gerobak yang ditempeli stiker ini adalah warung kopi, penjual es dan tambal ban. Petugas juga memberi peringatan pemilik bangunan semi permanen yang dibangun di atas trotoar jalan.

"Pemiliknya sudah kami peringatkan untuk membongkar sendiri bangunannya," jelasnya.


Sumber : suryamalang.tribunnews.com