logo.png

Wali Kota Dorong Koperasi di Kediri Semakin Tumbuh


ANTARA News Jawa Timur

Wali Kota Dorong Koperasi di Kediri Semakin Tumbuh

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Laporan Umum Pertanggungjawaban Keuangan Tutup Buku Tahun 2016 di Balai Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Minggu (26/2). (foto istimewa )
 
 "Apabila ada keluhan-keluhan segera laporkan pada saya, konsultasikan agar permasalahan dapat terselesaikan dengan baik. Saya ingin sinergi, karena yang namanya sinergi itu adalah bergandengan. Kuncinya kalau mau berhasil harus berani melangkah, jangan khawatir gagal," 
 
Kediri, (Antara Jatim) - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mendorong agar koperasi di Kediri semakin tumbuh dan maju, sehingga bisa menyejahterakan anggotanya.

"Kami tentu berkomitmen akan terus membantu dan memberikan dukungan terhadap pertumbuhan koperasi di Kota Kediri," katanya saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Laporan Umum Pertanggungjawaban Keuangan Tutup Buku Tahun 2016 di Balai Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Minggu.

Ia mengatakan, adanya koperasi sangat bermanfaat, terutama untuk anggota. Dengan momentum RAT ini diharapkan ada kebijakan tepat yang ke depannya dapat digunakan secara bersama-sama demi kemajuan dan kesejahteraan koperasi.

Wali Kota juga mengatakan, pemerintah juga siap memberikan bantuan untuk kemajuan koperasi, di antaranya yang diwujudkan dalam bentuk bantuan maupun kemudahan fasilitas dalam kegiatan perkoperasian.

Ia juga berharap, koperasi di Kediri ini bisa semakin besar. Anggota koperasi bisa memanfaatkannya untuk beragam keperluan, termasuk membantu mencari rezeki, dimana bisa saling pinjam meminjam untuk membuka usaha baru.

Namun, Wali Kota juga mengingatkan bagi anggota koperasi harus tetap meningkatkan 3M, (menabung, meminjam dan mengangsur) karena uang yang dikumpulkan di koperasi adalah uang untuk kesuksesan bersama.

Ia pun meminta agar pengurus koperasi tidak segan untuk lapor jika memerlukan penyelesaian permasalahan. Dengan itu, diharapkan masalah di koperasi bisa ditekan seminimal mungkin, sehingga bisa fokus untuk semakin menyejahterakan anggotanya.

"Apabila ada keluhan-keluhan segera laporkan pada saya, konsultasikan agar permasalahan dapat terselesaikan dengan baik. Saya ingin sinergi, karena yang namanya sinergi itu adalah bergandengan. Kuncinya kalau mau berhasil harus berani melangkah, jangan khawatir gagal," ujarnya.

Sementara itu, dalam RAT tersebut juga terdapat kegiatan pemberian penghargaan pada Ketua Pengurus Koperasi Sakti, di mana di 2016 berhasil mengalami kemajuan di berbagai sektor.

Di Kediri, jumlah koperasi cukup besar. Untuk koperasi wanita, jumlahnya lebih dari 100 unit yang tersebar di setiap RW wilayah Kota Kediri.

Secara total, jumlah koperasi di Kediri kurang lebih 475 koperasi. Mayoritas kondisi koperasi yang ada sehat. Dan, dengan adanya koperasi yang dibentuk per RW nantinya jumlah itu akan bertambah.

Pemerintah juga membuat berbagai macam terobosan untuk lebih memudahkan koperasi berkembang, di antaranya kredit dengan bunga lunak. Pengelola koperasi bisa mengajukan kredit ke bank dengan mendapatkan rekomendasi. Mereka bahkan bisa mengajukan sampai Rp500 juta, tergantung dengan aset yang dimiliki koperasi tersebut, dengan bunga yang sangat terjangkau.

Sumber : antarajatim.com