ADAKITANEWS, Kota Kediri – Makam Eyang Putri yang berada di Eks Lokalisasi Semampir disurvei oleh Tim Penyelamatan dan Pengamanan Cagar Budaya (PPCB) Jatim, Sabtu (25/02). Mereka datang usai mendapat menginformasi terkait dugaan bahwa makam tersebut adalah cagar budaya atau tempat bersejarah.

Nugroho, Kepala Unit PPCB Jawa Timur mengatakan, pihaknya datang ke makam Eyang Putri lantaran diberi informasi dari Dinas Pariwisata Kota Kediri bahwa adanya dugaan Cagar Budaya di Area makam Eyang Putri. Ia mengaku, sementara hanya melihat terlebih dahulu serta mengukur luas area tersebut.

“Sementara saya hanya melihat terlebih dahulu, nantinya tergantung dari kedua belah pihak antara Pemkot dengan warga apakah mau dilanjutkan untuk dikaji ataupun tidak. Kami tugasnya hanya memfasilitasinya saja nanti selanjutnya terserah kedua belah pihak,” cakapnya.

Kata Nugroho, dari batu-bata di area makam memang terlihat kuno seperti 50 tahun lalu. Namun hal itu masih perlu pembuktian lebih lanjut. “Kalau memang kedua belah pihak meminta untuk dikaji lebih lanjut, ya kita akan lakukan. Namun dengan syarat harus dikembalikan ke bangunan semula, jadi bangunan yang baru akan kami buang,” ujarnya.

Untuk sementara, Tim PPCB masih akan menunggu proses lebih lanjut terkait rencana penelitian kemungkinan adanya cagar budaya di Makam Eyang Putri.

Seperti diketahui sebelumnya, pasca kawasan Eks Lokalisasi Semampir digusur, Makam Eyang Putri hingga kini masih berdiri kokoh. Meski demikian, Pemkot Kediri juga telah berencana untuk memindah makam tersebut ke area pemakaman umum kelurahan setempat. Baru setelah adanya laporan dari warga terkait dugaan cagar budaya di makam tersebut, Pemkot akhirnya menunda pemindahan makam dan melaporkannya ke PPCB Jatim.(kdr4)

Keterangan gambar: Tim PPCB Jatim saat melakukan peninjauan di Makam Eyang Putri Kelurahan Semampir Kecamatan Kota Kediri.