logo.png

Disperindag Antisipasi Pedagang Mamin Campuri Bahan Kimia


 

 

Realita)- Banyaknya makanan berbahaya yang mengandung beberapa bahan kimia dalam pengolahanya, membahayakan Konsumen. Apalagi  bila dikonsumsi terus menerus.

Dan  Guna mengantisipasi munculnya makanan atau minuman berbahaya yang banyak dijajakan di dekat sekolahan , pihak Dinas Perindustrian dan  Perdagangan (Disperindag)  Kota kediri berikan pelatihan pada para pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di kota Kediri. 
Sasaran utama Disperindag pada PKL yang ada di jalan Veteran. Karena di sana memang banyak berdiri sekolahan. "Untuk Pelatihan PKL  tahap pertama sudah dilakukan pada 22 - 23 Februari kemarin " ungkap Dian Ariani, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Kediri, Selasa (28/2).
Lebih lanjut Dian menjelaskan, jika naraumber dalam pelatihan langsung dari Disperindag Propinsi Jatim. Dan untuk tahap dua pelatihan PKL akan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang, diangkat tema yang sama yaitu tentang perlindungan konsumen bagi PKL kota Kediri. Pelatihan yang diberikan diantaranya terkait pengolahan makanan serta minuman  bagi pedagang makanan yang dilarang mencampurkan bahan kimia, seperti borax, zat berwarna, serta bahan lainya yang berbahaya.
 "Biasanya, pedagang makanan memberikan pewarna pada makanan agar menarik, serta biar awet diberikan borax dan juga pengolahan rasa agar berbeda menambahkan bahan berbahaya," kata Dian.Penjualan jajanan  makanan dan minuman biasanya dijual di dekat sekolahan dan jalanan ramai. Dan saat ini yang terdata di Disperindag untuk PKL-nya total 2646 PKL, didominasi pedagang makanan dan minuman. 
"Jadi untuk mengantisipasi , timbulnya masalah pada makanan minuman yang mereka jual, kami  menyarankan pada pedagang agar hati-hati mengolah makanan dan minuman, karena konsumen dilindungi Undang Undang. Jangan Sampai makanan atau minuman itu mengorbankan konsumen," pungkas Dian. 


Sumber : realita.co