logo.png

Wali Kota Kediri Minta Warga Waspada Banjir


 

 

 

Realita) -  Realita Musim penghujan diminta warga waspada dengan kejadian banjir, agar tak ada korban Jiwa bilamana mengalami bencana banjir. Seperti yang terjadi di kelurahan Tamanan, kecamatan Mojorot,o Kota Kediri beberapa waktu lalu. Bencana banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Bruno hingga terdampak pada Warga sekitar. Namun hal tersebut bisa diatasi oleh pemerintah kota Kediri. 

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengunjungi langsung lokasi yang terdampak banjir Sungai Bruno Kelurahan Tamanan, Selasa (28/2) dengan didampingi Kepala BPBD Kota Kediri Samsul Bahri. Pria yang akrab disapa Mas Abu ini,  juga memberikan bantuan berupa paket sembako kepada 60 warga di RT IV, V ,VI, VII RW III yang terdampak banjir.

Mas Abu mengungkapkan, BMKG telah memprediksikan bahwa Kota Kediri akan terjadi hujan dan angin kencang. “Ini adalah banjir kiriman dan hampir setiap tahun terjadi. Bapak dan ibu mohon waspada dengan cuaca yang terjadi akhir-akhir ini,” ujarnya.
Dengan kejadian ini, Mas Abu dan Dinas Pekerjaan Umum akan meninjau langsung Sungai Bruno guna mengetahui apa penyebab terjadinya banjir. “Saya akan memanggil Dinas PU untuk memberikan solusi agar banjir ini tidak terjadi lagi. Mungkin bisa dibuatkan bronjong untuk menahan air agar tidak meluap lagi,” jelasnya.
Mas Abu menghimbau kepada orang tua agar melarang anaknya untuk bermain di sungai meskipun banjir sudah surut. “Saya mohon agar para orang tua untuk tidak membiarkan anaknya main di sungai. Apalagi saat ini masih berpotensi terjadi hujan. Bila nanti ada banjir kiriman lagi ini sangat bahaya apalagi banjir kiriman datangnya tiba-tiba,” himbaunya


Sumber : realita.co