ADAKITANEWS, Kota Kediri – Abdullah Abu Bakar, Walikota Kediri menginginkan agar seluruh pelayanan di Kota Kediri berbasis online. Keinginan tersebut bertujuan untuk mengurangi pungutan liar, serta memudahkan pelayanan warga Kota Kediri.

Pernyataan itu disampaikan Mas Abu, sapaan akrab Walikota Kediri dalam acara pengukuhan Tim Satgas Saber Pungli di ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Rabu (01/03). Orang nomor satu di Kota Kediri tersebut mengatakan, pengukuhan tersebut dalam rangka respon terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia untuk memberantas praktik pungli (pungutan liar) di instansi layanan publik.

Selain itu ia juga menginginkan pelayanan untuk warga Kota Kediri berbasis online. Tujuannya untuk mempermudah pelayanan serta mengurangi pungutan liar. “Dengan pelayanan berbasis online secara otomatis masyarakat serta petugas tidak perlu bertatap muka. Untuk itu dapat mengurangi pungutan liar,” cakapnya.

Ditambahkan Mas Abu, untuk saat ini di semua wilayah bahkan di negara berkembang sedang berlomba-lomba untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat dan akurat. “Pelayanan harus lebih cepat dan mudah, agar banyak investor yang menanamkan modal serta dapat berdampak untuk menggerakkan perekonomian Indonesia, khususnya Kota Kediri,” ujar Mas Abu.

Pemerintah Kota Kediri mengharapkan, dengan adanya Tim Satgas Saber Pungli juga dapat lebih memaksimalkan pengawasan kinerja instansi pelayanan publik. “Semoga di Kota Kediri tidak ada pungli, dan saya berharap kinerja Tim Satgas Saber Pungli juga dapat maksimal,” pungkas Mas Abu.(kdr4)

Keterangan gambar : Abdullah Abu Bakar, Walikota Kediri saat mengisi sambutan.