logo.png

Bantuan SMK/SMA Pemkot Yakin Tidak Tumpang Tindih


AdaKitaNews

 

ADAKITANEWS, Kota Kediri – Terkait bantuan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Sekolah Menengah Atas (SMA) yang wewenangnya diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri meyakini tidak akan terjadi tumpang tindih.

Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar di depan awak media saat acara Kopi Tahu di Kelurahan Balowerti Kecamatan Kota Kediri pada Selasa (07/03) malam mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan survei terlebih dahulu agar tidak terjadi tumpang tindih pemberian bantuan kepada siswa-siswi SMK/SMA di Kota Kedri. “Saya kira tidak mungkin terjadi tumpang tindih antara pemberian bantuan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jatim cabang Kabupaten Kota Kediri, karena nantinya kami akan survei terlebih dahulu,” cakapnya.

Lanjut Mas Abu, sapaan akrab Walikota Kediri, ia mengaku sangat bersyukur lantaran ternyata dari pihak Provinsi Jatim juga ada bantuan untuk siswa-siswi SMK/SMA di Kota Kediri. Pasalnya atas hal itu, siswa-siswi di Kota Kediri juga dapat terbantu, serta mempermudah berlangsungnya kegiatan belajar mengajar di Kota Kediri. “Ya alhamdulillah kalau memang ada bantuan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim cabang Kabupaten Kota Kediri, itu juga lebih mendukung agar siswa-siswi SMK/SMA Kota Kediri lebih cerdas, tanpa membingungkan masalah biaya,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, meskipun kewenangan SMA/SMK sudah diambil alih oleh Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi Jatim tidak melarang Pemerintah Daerah untuk tetap memberikan bantuan kepada siswa-siswi miskin di daerahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Kabupaten Kota Kediri, Trisilo Budi P mengatakan, untuk siswa-siswi dari keluarga miskin yang sudah didata, harus gratis dari seluruh biaya pendidikan. Penggratisan tersebut, kata Trisilo, diperoleh dari 4 jenis bantuan. Yakni Program Indonesia Pintar (PIP), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Khusus Siswa Miskin (BKSM), dan juga Kartu Indonesia Pintar (KIP). “Kalau bisa Pemda juga tetap menggulirkan dana untuk siswa-siswi,” ujar Trisilo, Senin (27/02) lalu.(kdr4)

Keterangan gambar : Ilustrasi seragam SMA/SMK.


Sumber : adakitanews.com