logo.png

Pemkot Kediri Segera Cairakan Anggaran Prodamas


ANTARA News Jawa Timur

Pemkot Kediri Segera Cairakan Anggaran Prodamas
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat pertemuan dengan PPTK di Kantor Kecamatan Kota, Kediri, Jawa Timur, Selasa (7/3). (foto istimewa )
 
 "Kami evaluasi dari tahun sebelumnya, dan kami merangkai terus dipaparkan. Kami juga berikan tambahan buku saku, sehingga RT, pendamping, PPTK juga tahu harus bagaimana," 
 
Kediri (Antara Jatim) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, segera mencairkan dana program pemberdayaan masyarakat (Prodamas) 2017, dengan besar anggaran Rp50 juta per RT.
     
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengemukakan pemerintah berupaya keras untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja dari aparat untuk prodamas itu.    
    
"Kami evaluasi dari tahun sebelumnya, dan kami merangkai terus dipaparkan. Kami juga berikan tambahan buku saku, sehingga RT, pendamping, PPTK juga tahu harus bagaimana," katanya dalam acara pertemuan dengan PPTK di kantor Kecamatan Kota, Kediri, Selasa.
     
Ia mengatakan, pemerintah juga meminta masyarakat berpartisipasi aktif terkait dengan prodamas ini, sebab anggaran ini bisa dimanfaatkan untuk beragam keperluan mereka.
     
Mereka tidak perlu menunggu waktu yang lebih lama, menunggu realisasi setelah musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) untuk memperbaiki sarana dan prasarana di daerah mereka, melainkan jika nominal kecil bisa memanfaatkan dana prodamas tersebut.
     
Wali Kota juga menyebut, nominal yang diberikan untuk prodamas juga  sama, Rp50 juta per RT. Mereka bisa memanfaatkan untuk perbaikan fisik, masalah sosial, serta ekonomi.
     
Pihaknya pun meminta pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) yang ditunjuk untuk mengawal prodamas juga ikut selektif. Ia berharap, tidak ada salah paham terkait dengan realisasi program itu, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik.
     
Ia pun berharap, dalam penggunaan dana itu bisa dimanfaatkan dengan seksama sesuai dengan anggaran yang berlaku. Ia meminta anggaran yang ada bisa digunakan dengan bijak, termasuk membeli barang dengan kualitas bagus, sehingga bisa tahan lama.
     
"Kami berharap gunakan uang dengan bijak, dan minimalisir supaya uang persediaan terjaga," katanya berharap.
    
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Kediri Untung Achmad menambahkan hingga kini, belum ada RT yang sudah dalam pencairan untuk pengajuan prodamas itu. 
    
"Saat ini masih pengajuan, belum ada yang cair. Kami juga evaluasi terkait dengan program sebelumnya, dan tidak ada masalah," katanya.
     
Ia pun menambahkan, pemerintah sudah menyiapkan dana untuk prodamas itu. Selain itu, untuk tenaga pendamping juga sudah siap, sehingga tinggal merealisasikan.
      
Di Kediri, jumlah RT mencapai 1.436 yang tersebar di tiga kecamatan yaitu Kota Kediri, Mojoroto, dan Pesantren. Dari RT itu, akan ada sekitar 72 pendamping yang mendampingi kinerja aparat menjalankan prodamas tersebut. 

Sumber : antarajatim.com