logo.png

Dokter Spesialis Bakal Tersedia di Puskesmas Kota Kediri


Harian Bhirawa Online

 

Foto Ilustrasi

Kota Kediri, Bhirawa
Ingin wujudkan pelayanan prima pada masyarakat, Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar inginkan visite Dokter Spesialis tersedia di setiap Puskesmas di Kota Kediri. Program tersebut bakal diwujudkan dengan mengajak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Kota Kediri.
“Masyarakat Kota Kediri memiliki tingkat kepuasan yang cukup tinggi terhadap pelayanan pemerintah. Program ini dapat menjadi suntikan penyemangat dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Sabtu (11/3) saat membuka acara pelantikan IDI Kota Kediri.
Menurut Abdullah Abu Bakar, jika pelayanan ditiap Puskesmas dapat berjalan dengan baik, maka hasilnya 50 persen pasien akan sembuh di saat mendapatkan pelayanan dari Puskesmas. Dan 25 persen pasien akan sembuh setelah dirawat di rumah sakit. Sedangkan 25 persen sisanya, pasien akan sembuh setelah minum obat. “Pemerintah Kota Kediri akan mengajak IDI untuk mengambil peran dalam program tersebut,” imbuhnya.
Dia menambahkan, program visite Dokter Spesialis sebenarnya sudah dijalankan di Jakarta. Sayangnya di daerah tersebut kini peran Puskesmas sudah berubah menjadi rumah sakit. Kendati demikian, Walikota Kediri tidak ingin dalam menjalankan program itu nantinya harus merubah fungsi dari Puskesmas.
Saat ini Puskesmas di Kota Kediri, akan memiliki fasilitas 2 mobil ambulans yang siap on call oleh masyarakat Kota Kediri. Program ambulans ini bersifat gratis untuk warga Kota Kediri yang tidak dapat berangkat ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. “Kita harap dengan program ini kedepan kerjasama antara Pemerintah Kota dengan IDI akan berjalan secara berkelanjutan,” pungkasnya.


Sumber : harianbhirawa.co.id