logo.png

Wali Kota Kediri Larang Pelajar Bermain Skip Challenge


 

Skip Challenge

Kota Kediri, Bhirawa
Maraknya tayangan permainan skip challenge menjadi perhatian tersendiri oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar,  Dia melarang keras permainan tersebut dan meminta para guru untuk melakukan pemantauan dan himbauan agar para murid tidak melakukan permainan berbahaya tersebut.
Menurut Abdulah Abu Bakar permainan model baru yang disebut skip challenge   dianggap sangat berbahaya bahkan bisa berpotensi menimbulkan kerusakan organ tubuh hingga kematian bagi orang yang melakukan permainan ini.
“Saya atas nama pemerintah Kota Kediri melarang keras para pelajar di Kota Kediri untuk bermain skip challenge  sebab selain membahayakan dan menyebabkan kematian,” tegas Wali Kota Kemarin.
Lebih lanjut, ia mengatakan permainan ini juga bisa membuat siswa bodoh serta kekurangan oksigen  untuk itu,  untuk itu,  guna mengawasi agar tidak ada pelajar yang bermain  walikota meminta guru untuk melakukan sosialisasi dan mengontrol anak didiknya.  “Tidak hanya guru,  orang tua juga harus mengawasi anak anaknya agar tidak melakukan permainan yang berbahaya ini” terangnya Mas Abu sapaan orang nomor satu di Kota Kediri itu.
Diketahui skip challenge merupakan permainan tantangan, Peserta harus ditekan dadanya sekeras mungkin selama beberapa waktu.  Akibat tekanan itu suplai oksigen ke otak berkurang dan kondisi ini berujung hilangnya kesadaran.
Ada yang beranggapan setelah mereka pingsan, kondisi badan akan segar  Namun, anak-anak tidak menyadari risiko yang diakibatkan permainan tersebut adalah kematian.


Sumber : harianbhirawa.co.id