logo.png

Gerak Langkah Kreasi 2017


krsumsel.com

KABAR TNI, krsumsel.com - Ajang adu bakat multi talenta dari siswa/siswi dalam dan luar Kota Kediri, digelar di GOR Joyoboyo Kota Kediri, dan ajang bergengsi berlebel “Gerak Langkah Kreasi (Galaksi) 2017”, dan pada gelaran edisi 2017 agak berbeda dengan edisi sebelumnya (edisi 2016), karena timpenilai yang tergabung dalam dewan juri terdiri dari berbagai unsur, yaitu TNI (Kodim 0809/Kediri), Polri (Polresta Kediri), PPI dan dewan kesenian, minggu (19/03/2017)
 
Kodim Kediri menunjuk Pasi Ops ,Kapten Arm Nur Solikin untuk ikut ambil bagian dalam gelaran Galaksi 2017 ini sebagai salah satu penentu nilai dari seluruh peserta yang menunjukkan kebolehan dan kemampuannya secara berkelompok. 
 
Tentunya, secara adil dan transparan harus dilakukan sebagai salah satu bagian penentu dalam penilaian setiap peserta yang turut berpartisipasi diajang tahunan ini.
 
Gelaran unjuk kebolehan dan kemampuan ini juga dihadiri Wakil Walikota kediri, Hj.Lilik Muhibah, Pabung Kodim Kediri, Mayor Inf Puguh Jatmiko (mewakili Dandim Kediri) dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Drs.Siswanto serta Kepala Sekolah masing-masing peserta yang turut mensupport anak didiknya ,sekaligus memberi motivasi penuh guna meraih prestasi di ajang ini.
 
Dari penjelasan Kapten Arm Nur Solikin, untuk gelaran Galaksi 2017 ini, tidak memakai laporan danton (masuk dan keluar), dan dalam ketentuan khusus dalam urutan PBB digunakan untuk memasuki arena dan menghadap juri, penilaian sudah dimulai saat dilaksanakan, selanjutnya langkah keluar menggunakan PBB bebas. 
 
Sedangkan dalam ketentuan khusus urutan PBB menjadi “dua kali belok kanan” dan menjadi “tiap-tiap banjar dua kali belok kanan”, dan dalam ketentuan khusus urutan perlombaan ,yaitu formasi dan variasi.
 
Perhitungan waktu dimulai ketika kaki shaf 1 menginjak dalam arena dan perhitungan waktu dihentikan ketika kaki shaf terakhir keluar dari arena, dan dalam kriteria penilaian Best Variasi poin ketegasan ditambahkan dengan poin tingkat kesulitan. Best Suporter juga ditentukan lewat jumlah like di Instagram, dan yel-yel lagu tidak dibatasi, tetapi harus ada 1 kata “Galaksi” dan 1 lagu daerah asli (tidak dicover).
 
Persaingan ketat antar peserta sudah sejak awal berlangsung, dari peserta pertama hingga peserta berikutnya, dan setiap tampilan peserta juga berbeda-beda dengan kostum yang unik dan juga ada yang disesuaikan dengan latarbelakang sekolah. 
 
Diantara sekian banyak peserta modern dance diantaranya Amour dari SMAN 1 Boyolangu, Redlic dari SMK Pawyatan Daha, Uphoria dari SMAN 8 Kediri dan Violet dari SMAN 1 Rejotangan, sedangkan peserta PBB diantaranya SMAN 2 Madiun, SMKN 1 Jombang, SMAN 1 Rejotangun dan SMAN 1 Bangsal.

Sumber : krsumsel.com