logo.png

Kurang Matang Perencanaan Taman Kota Sekartaji Picu Kemacetan


 
 
 
21 March
19:19 2017
 
 
0 Votes (0)
 
 
 

KBRN, Kediri : Sejak diresmikannya Taman Kota Sekartaji, Kota Kediri, beberapa pekan lalu, usai dilakukan renovasi, ternyata belum memberikan dampak positif warga. Melainkan, keberadaan taman yang seharusnya bisa menjadi sarana santai keluarga, malah menjadi pemicu kemacetan arus lalu lintas.

Kondisi itu beralasan, lantaran konsep taman kota tidak difasilitasi lahan parkir, hingga para pengunjung dengan seenaknya memarkir kendaraanya dipinggir jalan raya, selatan taman kota. Dari kondisi itu, pihak Dinas Perhubungan Kota Kediri, dibuat kelabakan menyikapi hal tersebut.

Seperti dikatakan Fery Djatmiko, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri. Memang, pihaknya mendapat banyak aduan dari masyarakat, perihal parkir pengunjung yang sembarangan. Hingga, langkah konkrit dilakukan guna meminimalisir kemacetan.

"Kami akhirnya memasang rambu larangan parkir dekat jembatan areal taman sekartaji.Namun, kondisi ini tidak digubris oleh masyarakat, hingga Kami menempatkan personel dilokasi dilapangan, dengan membagi secara dua shift," ungkap Fery Djatmiko, Selasa (21/3/2017).

Menurutnya, penempatan personel dilapangan akan dilakukan sampai jangka waktu yang tidak ditentukan. Karena, masyarakat seakan mengabaikan larangan parkir kalau tidak mendapati petugas di lapangan.

"Penempatan personel akan terus dilakukan. Untuk penempatan lahan parkir pengunjung, kami juga mengarahkan di depan kantor pembantu Gubernur maupun depan SMAN 1, yang dirasa masih lebar," terangnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, Didik Catur mengakui, pihaknya memang yang berkompenten menangani keberadaan taman kota. Solusinya, pihaknya sudah mencarikan alternatif lahan parkir di sejumlah titik yang tidak menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.

"Ya, areal parkir kami sarankan bagi pengunjung didepan kantor pembantu Gubernur maupun depan SMAN 1, yang berdekatan dengan areal taman kota Sekartaji," katanya.

Ketika disingung kurang matangnya perencaan Taman Kota, hingga tidak tersedia lahan parkir, Didik Catur menjabarkan, memang konsepnya sudah semacam itu. Namun, ke depan pihaknya akan terus melakuan evaluasi dan koreksi.

"Tetap melakukan evaluasi dan koreksi perihal kemacetan arus lalu lintas," pungkasnya.


Sumber : rri.co.id