logo.png

Pemkot Kediri Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Cegah Banjir


ANTARA News Jawa Timur

Pemkot Kediri Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Cegah Banjir
Musibah banjir yang terjadi di Kota Kediri, Jawa Timur. (foto istimewa )
 
 "Ayo setiap tiga bulan kita kerja bakti bersama di lingkungan masing-masing agar Kota Kediri selalu bersih dan juga indah,"
 
Kediri (Antara Jatim) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, sebagai upaya mengantisipasi terjadinya banjir.
     
"Ayo setiap tiga bulan kita kerja bakti bersama di lingkungan masing-masing agar Kota Kediri selalu bersih dan juga indah," kata Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah di sela-sela pemberian bantuan untuk warga terdampak banjir di Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Senin.  
    
Wawali mengatakan, pemerintah juga berupaya penuh menangani segala masalah, seperti banjir. Pemerintah pun bertindak cepat jika ada laporan terkait dengan banjir, seperti yang terjadi di Kelurahan Bandar Lor, pada Minggu (26/3) malam. 
     
Pihaknya mengapresiasi kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri yang langsung sigap dengan adanya laporan bencana. Ke depan, ia berharap, partisipasi warga juga lebih aktif lagi.
     
"Kami berharap, ke depannya warga di seluruh Kota Kediri khususnya Kelurahan Bandar Lor selalu diberikan kesehatan dan bencana banjir tidak terulang kembali," katanya.
     
Pemkot, lanjut dia, juga memberikan paket bantuan untuk warga. Jumlah paket bantuan yang diberikan mencapai 50 paket yang setiap paketnya berisi makanan penambah gizi dan sembako nonberas.
     
Terkait dengan musibah banjir itu, pihaknya mengatakan instansi terkait juga sudah bertindak. Mereka melakukan survei terkait dengan penyebab banjir, dan secepatnya akan melakukan penanganan.
     
Banjir terjadi di Kelurahan Bandar Lor, Kota Kediri, setelah hujan yang turun hampir seharian di Kota Kediri dan sekitarnya. Air mulai naik bahkan hingga masuk ke dalam rumah warga.
     
Warga merasa panik dengan musibah banjir tersebut dan berupaya membersihkan air yang masuk ke dalam rumah. Setelah banjir reda beberapa jam kemudian, warga baru lebih leluasa membersihkan rumah. 
     
Sementara itu, BPBD pun juga bertindak, dengan membersihkan saluran air yang tertampung di drainase, dengan harapan bisa mengurangi genangan air. Selain itu, pembersihan juga dilakukan pada sumur-sumur resapan agar aliran air segera lancar dan ketinggian banjir dapat menurun dengan cepat.

Sumber : antarajatim.com