logo.png

Mensos Serahkan Bantuan Rumah Tak Layak Huni


ANTARA News Jawa Timur

Mensos Serahkan Bantuan Rumah Tak Layak Huni
Mensos Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama saat menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni di acara Harlah ke-71 Muslimat NU, di GOR Jayabaya, Kediri, Jawa Timur, Minggu (2/4). (foto istimewa )
 
 "Tadi baru saja kita menyaksikan bantuan sosial untuk rumah tidak layak huni (Rutilahu). Saya ketika peresmian, tanya saya ibu (ibu penerima), bagaimana rasanya, setelah rumahnya baru, dan apa yan keluar dari pernyataan ibu itu, alhamdulillah shalat bisa khusyuk," 
 
Kediri (Antara Jatim) - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan dalam program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kota Kediri, Jawa Timur, dengan besaran bantuan masing-masing penerima Rp10 juta.
     
Mensos mengemukakan bantuan tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang diwujudkan dengan membangun rumah tidak layak huni.
     
"Tadi baru saja kita menyaksikan bantuan sosial untuk rumah tidak layak huni (Rutilahu). Saya ketika peresmian, tanya saya ibu (ibu penerima), bagaimana rasanya, setelah rumahnya baru, dan apa yan keluar dari pernyataan ibu itu, alhamdulillah shalat bisa khusyuk," katanya saat di GOR Jayabaya Kota Kediri, Minggu sore.
     
Mensos yang ditemui dalam kegiatan Harlah ke-71 Muslimat NU, pengukuhan laskar antinarkoba Muslimat NU, hingga pemberian bantuan itu mengaku senang mendengar beragam pernyataan dari warga penerima tersebut.
     
Mereka merasa terbantu dengan program pemerintah, memberikan bantuan untuk perbaikan rumah tersebut. Mensos berharap, rumah warga yang sebelumnya tidak layak huni, menjadi lebih nyaman untuk ditinggali.
     
Sementara itu, Pemerintah Kota Kediri, rencananya akan memperbaiki 300 rumah warga yang tidak layak huni pada 2017, yang tersebar di tiga kecamatan di kota itu.
     
"Di 2017 ada 300 rumah warga yang tidak layak huni sudah kami ajukan. Yang jelas 300 itu sudah siap," kata Kepala Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Triyono Kutut Purwanto.
     
Ia mengatakan, Setiap rumah yang diperbaiki mendapatkan alokasi Rp10 juta. Beberapa rumah yang mendapatkan prioritas perbaikan dari pemerintah itu rumah pribadi, yang berasal dari keluarga yang tidak mampu, dan membutuhkan perbaikan. 
     
Triyono juga menambahkan, perbaikan rumah tidak layak huni di Kota Kediri pada 2017 ini, juga lebih besar ketimbang di 2016, dimana pada 2016 hanya ada 200 rumah warga. 
 
Dalam acara tersebut, selain dihadiri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, juga segenap pengurus dari Pimpinan Muslimat NU Jatim, Kota dan Kabupaten Kediri.   
     
Hadir dalam acara itu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, BNN Kota dan Kabupaten Kediri, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Acara itu juga dihadiri ribuan warga Muslimat baik Kota dan Kabupaten Kediri. 
     
Penyerahan bantuan itu juga dilakukan secara simbolis pada warga penerima. Bantuan itu diserahkan langsung Mensos Khofifah Indar Parawansa.

Sumber : antarajatim.com