logo.png

Wali Kota Dukung Kontribusi Muslimat Perangi Narkoba


ANTARA News Jawa Timur

Wali Kota Dukung Kontribusi Muslimat Perangi Narkoba
Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama yang juga Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam acara Peringatan Hari Lahir ke-71 Muslimat Nahdlatul Ulama di Gedung Olahraga Jayabaya Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (2/4) sore. (foto Asmaul Chusna)
 
 "Dengan adanya Muslimat NU saya sangat terbantu dalam membangun kota kita tercinta ini. Kita bisa bekerjasama dalam membasmi peredaran narkoba di Kota Kediri," 
 
Kediri (Antara Jatim) - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mendukung kontribusi organisasi masyarakat Muslimat Nahdlatul Ulama yang ikut memerangi narkoba, yang dilakukan dengan pengukuhan laskar antinarkoba.
     
"Dengan adanya Muslimat NU saya sangat terbantu dalam membangun kota kita tercinta ini. Kita bisa bekerjasama dalam membasmi peredaran narkoba di Kota Kediri," kata Wali Kota dalam kegiatan Peringatan Hari Lahir ke-71 Muslimat Nahdlatul Ulama di Gedung Olahraga Jayabaya Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu sore.
     
Pihaknya mengaku hubungan yang dilakukan selama ini antara pemerintah daerah dengan Muslimat NU sangat baik. Ia berharap banyak, dengan Harlah yang ke-71 Muslimat NU ini, organisasi ini dapat terus memberikan manfaat. 
     
Kegiatan harlah tersebut memang disertai dengan pengukuhan laskar antinarkoba Muslimat NU, yang bekerjasama dengan kepolisian maupun BNN.
     
Kerjasama tersebut diwujudkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh PC Muslimat NU Kota Kediri, Polres Kediri Kota, serta BNN Kota Kediri.
     
Dalam nota tersebut, berisi bahwa Muslimat NU dengan kepolisian, BNN siap bekerjasama untuk memerangi penyalahgunaan narkoba. Pengukuhan itu melibatkan 124 orang dari Pimpinan Cabang Muslimat NU Kota Kediri serta 62 orang Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Kediri.
     
Sementara itu, Kepala BNN Kota Kediri AKBP Lilik Dewi Indarwati mengemukakan pihaknya memang berupaya untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memerangi penyalahgunaan narkoba. 
      
Pihaknya mengungkapkan, BNN Kota Kediri juga telah merehabilitasi ratusan pecandu narkoba dalam tiga tahun terakhir. Pada 2015 yang sudah direhabilitasi mencapai 558 orang, sementara pada 2016 turun menjadi 82 orang.
     
"Untuk usianya bervariasi, mulai belasan tahun hingga yang tertua 62 tahun. Bahkan, ada yang masih duduk di bangku kelas enam SD," katanya.
     
Pihaknya juga mengapresiasi langkah dari Muslimat NU untuk ikut terlibat memberantas penyalahgunaan narkoba. Ia berharap, dengan kerjasama yang baik itu, semakin meminimalisir penyalahgunaan narkoba.
     
Dalam acara tersebut, selain dihadiri Wali Kota Kediri, juga segenap pengurus dari Pimpinan Muslimat NU Jatim, Kota dan Kabupaten Kediri.   
     
Hadir dalam acara itu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, BNN Kota dan Kabupaten Kediri, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Acara itu juga dihadiri ribuan warga Muslimat baik Kota dan Kabupaten Kediri.

Sumber : antarajatim.com