logo.png

Pemda Diminta Tingkatkan Layanan Berbasis IT


 

Pemda Diminta Tingkatkan Layanan Berbasis IT

Menkopulhukam RI, Jend. Purn. H. Wiranto memberi ucapan selamat kepada Bupati Sidoarjo Saiful Ilah.

SIDOARJO (BM)- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopulhukam) RI, Jend. Purn. H. Wiranto meminta kepada pemerintah daerah (pemda) tingkat provinsi serta kota/kabupaten untuk menggunakan layanan kepada masyarakat berbasis teknologi informasi (TI).
 
"Saat ini sudah banyak kabupaten atau juga provinsi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat berbasis informasi teknologi," katanya usai pelaksanaan puncak Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXI Tahun 2017 yang digelar di Alun-alun Sidoarjo, Selasa (25/4). 
 
Selain Menkopulhukam Wiranto, peringatan Hari Otoda ke XXI tahun 2017 tingkat nasional itu juga dihadiri Menteri Dalam Negeri R.I Tjahjo Kumolo dan Dirjen Otda Kemendagri Dr. Soni Sumarsono. Kepala daerah dari berbagai wilayah di tanah air juga ikut hadir. Tidak kurang 2 ribu undangan memenuhi tempat duduk yang telah disediakan. 
 
Menurut Wiranto, saat ini inovasi pelayanan publik menjadi salah satu tolok ukur kinerja pemerintah pusat dan daerah yang bisa dinikmati oleh masyarakat. "Kalau terus dikembangkan maka suatu saat tim saber pungli (sapu bersih pungutan liar) tidak usah dilanjutkan lagi karena sudah ada teknologi berbasis informasi yang sangat canggih, untuk mengurangi kontak langsung kepada publik," ujarnya.
 
Ia mengatakan, dengan adanya pelayanan berbasis TI ini maka akan ada percepatan pelayanan kepada masyarakat dan juga kontrol yang lebih mudah. 
 
"Pada peringatan otonomi daerah ini diharapkan bisa menjadikan daerah melakukan instropeksi sejauh mana dalam memajukan otonomi yang ada," jelasnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan 23 Daerah berkinerja baik secara Nasional. Hal itu berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) Tahun 2016. Dari 23 daerah itu, terbagi dalam 3 pemerintah provinsi, 10 kota dan 10 kabupaten yang salah satunya adalah Kabupaten Sidoarjo.
 
Dirjen Ototda Kementerian Dalam Negeri Sumarsono mengatakan, setiap tahunnya Kemendagri bersama lembaga terkait melakukan evaluasi kinerja masing-masing pemerintah daerah. 
 
"Ada sebanyak 540 daerah dari 34 provinsi yang dievaluasi kinerjanya. Termasuk Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sidoarjo ini merupakan salah satu daerah terbaik dalam inovasi pelayanan publiknya," ucapnya.
 
Untuk mengapresiasi capaian kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah, lanjut dia, Presiden RI menganugerahkan tanda kehormatan Parasamya Purnakarya Nugraha dan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha yang nanti diserahkan di istana negara.," Kata Sumarsono dalam sambutannya. 
 
Dalam peringatan hari Otoda ke XXI  tersebut dilaksanakan pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah atas prestasi kinerja tertinggi oleh Mendagri R.I. Tropi serta piagam penghargaan tersebut diberikan kepada 3 propinsi serta 10 kabupaten dan 10 kota di Indonesia. 3 Propinsi tersebut adalah Provinsi Jawa Timur, Jawa Barat dan Provinsi Kalimantan Timur. Dalam kesempatan tersebut juga ditetapkan 3 provinsi sebagai nominasi prestasi kinerja tertinggi. Tiga provinsi tersebut mendapatkan plakat serta piagam penghargaan. Di antaranya Propinsi DKI Jakarta, Jawa Tengah  dan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
 
Sedangkan 10 kabupaten yang meraih tropi serta piagam penghargaan atas prestasi kinerja tertinggi di antaranya Kabupaten Sidoarjo, Karanganyar, Kudus, Lamongan, Pinrang, Banyuwangi, Bantul, Probolinggo, Kuningan serta Kabupaten Pati. Untuk 10 kota di Indonesia yang meraih tropyh serta piagam penghargaan atas prestasi kinerja tertinggi diantaranya Kota Makassar, Surabaya, Samarinda, Mojokerto, Gorontalo, Bandung, Depok, Banjar, Bontang dan Kota Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut juga diberikan plakat serta piagam penghargaan kepada 5 kabupaten dan 5 kota sebagai nominasi prestasi kinerja tertinggi. 5 kabupaten tersebut diantaranya Kabupaten Bulukumba, Malang, Boyolali, Sidenreng Rappang, dan Kabupaten Kulon Progo. Untuk kota adalah Kota Ambon, Semarang, Surakarta, Pare-Pare dan Kota Kediri.

Sumber : beritametro.co.id