logo.png

BPBD Sasar Usia Dini Edukasi Tanggap Bencana


  • BPBD Sasar Usia Dini Edukasi Tanggap Bencana
 

KBRN, Kediri: Wilayah Indonesia termasuk kedalam salah satu wilayah yang rawan terjadinya bencana. Untuk bisa meminimalisir korban bencana, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) melakukan sosialisasi dan juga edukasi di sepadan Sungai Brantas, Rabu (26/4/2017). Salah satunya, pada anak usia dini, sebab mereka lah yang paling rentan menjadi korban ketika terjadi bencana.

Kepala BPBD Kota Kediri, Syamsul Bahgri mengatakan, dengan edukasi tanggap bencana pada anak usia dini, paling tidak mereka bisa mengenal  bencana serta bisa melakukan tindakan saat terjadi bencana karena sudah di bekali pengetahuan tentang bencana sehingga bisa mengurangi dampak terjadinya bencana.

“Dengan pengenalan ini, anak-anak akan mengerti, karena mereka masih anak kecil dan memorinya cukup baik, sehingga hingga mereka besar akan tertanam cara mengantisipasinya,” kata Syamsul Bahri yang juga hadir dalam simulasi gempa.

Menurutnya, edukasi bencana sangat perlu dilakukan sebagai pembelajaran dan perkenalan awal pada mitigasi bencana diharapkan dengan sosialisasi ini para siswa-siswa ini dapat menambah pengetahuannya dibidang bencana. memberikan edukasi bencana terhadap anak usia dini memang perlu di tingkatkan terutama bagi di daerah daerah yang rawan bencana.

“Sasaran paling rentan pada anak anak kecil, mereka harus di beri pengetahuan tentang bencana, jika diluar negeri ini pengetahuan ini masuk kuri kulum, untuk saat ini di Kota Kediri kita masukkan dalam kegiatan seperti ini," imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakanya, edukasi bencana pada anak usia dini merupakan salag satu langkah awal dalam membangun masyarakat sadar bencana, sehingga saat terjadi bencana mereka tidak panik dan bingung karena sudah memiliki bekal dalam menghadapi bencana, hal ini juga merupakan cara mengurangi risiko bencana.

“Dengan harapan pengetahuan yang didapat ditularkan pada lingkungan sekitar dalam rangka mengurangi risiko bencana,” tandasnya.

Sementara, dalam edukasi tangap bencana tersebut, ratusan anak TK mencoba mensimulasikan antisipasi jika terjadi bencana gempa, selain itu mereka juga diberi pengenalan pada sungai dan bahayanya jika tejadi banjir, tak hanya anak usia dini, dalam simulasi ini juga puluhan kaum disabilitas juga mensimulasikan cara mengantisipasi tejadinya kebakaran


Sumber : rri.co.id