logo.png

Pakar: Perkembangan UMKM di Kediri Dahsyat


ANTARA News Jawa Timur

 Pakar: Perkembangan UMKM di Kediri Dahsyat
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (tengah) dalam acara seminar nasional "New maerketing 4.0, moving from traditional to digital" di Hotel Grand Surya Kediri, Jawa Timur, Rabu (26/4). (foto istimewa )
 
 Saya lihat dan optimistis. Di Kediri ini, dari beragam pertanyaan dan UMKM yang ada, menunjukkan perkembangan yang dahsyat
 
Kediri (Antara Jatim) - Pakar pemasaran Hermawan Kartajaya menyebut perkembangan UMKM di Kota Kediri, Jawa Timur, cukup dahsyat, sehingga bisa menggerakkan perekonomian semakin bagus.
     
"Saya lihat dan optimistis. Di Kediri ini, dari beragam pertanyaan dan UMKM yang ada, menunjukkan perkembangan yang dahsyat," katanya saat hadir dalam acara seminar nasional "New maerketing 4.0, moving from traditional to digital" di Hotel Grand Surya Kediri, Jawa Timur, Rabu.
     
Ia mengatakan, dalam mendirikan UMKM, pemilik harus berani mengambil risiko. UMKM pun tidak boleh manja, agar semakin bisa berkompetisi dengan para kompetitornya.
     
Ia menyebut, dalam dunia "Marketing", agar UMKM berhasil harus ada "Entrepreneurship", kreativitas, serta produktivitas. Tanpa tiga tersebut, UMKM tidak akan jadi atau sukses.
     
Sementara itu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, Kota Kediri memang saat ini berupaya keras untuk memajukan perekonomian. Beragam fasilitas pelayanan diperbaiki, dengan harapan semakin memudahkan masyarakat maupun calon investor masuk. 
     
"Untuk "Branding" Kediri, pemkot membuat aplikasi serta menjalankan pemerintah supaya efisien, efektif dan cepat dan itu didukung dengan IT (teknologi informasi)," katanya.
    
Wali Kota menyebut, pemkot dalam upaya membangun Kota Kediri juga melibatkan seluruh pemangku kebijakan serta masyarakat. Bahkan, saat ini dalam segala aktivitasnya sudah banyak memanfaatkan digital.
     
"Sekarang pakai digital, misalnya media sosial. Baliho kan juga jarang, walaupun beberapa masih digunakan. Dan, untuk 'E-government' itu tolak ukur kesuksesan pemerintah dan itu dinilai kementerian dalam negeri," ujarnya.
     
Ia pun berharap, perekonomian di Kediri bisa semakin maju. Jumlah UMKM di kota ini saat ini sekitar 31 ribu. Selain UMKM yang berkembang, sektor pendidikan juga akan dioptimalkan, dengan harapan sumber daya manusia (SDM) juga akan lebih baik. 
    
Dalam acara itu, selain dihadiri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, juga muspida, perusahaan baik negeri maupun swasta dan tamu undangan lainnya.

Sumber : antarajatim.com