logo.png

Persik Kediri Taklukan Perssu Real Madura 4-0


  • Persik Kediri Taklukan Perssu Real Madura 4-0
 

KBRN, Kediri : Tim sepakbola Persik Kediri sukses membuka laga kandang pertama Grup 6 Liga 2 dengan kemenangan saat menjamu Perssu Real Madura di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Kamis (27/4/2017). Skuad 'Macan Putih' mengamankan poin penuh dengan skor fantastic 4-0.

Panen gol Persik tak lepas dari sumbangsih pemain baru Abdul Rahman Abanda yang menyumbangkan dua gol sekaligus di menit 57 dan 66, sementara dua gol sisa lahir dari kaki Ferri Rahmad Kurniawan menit ke-11 dan Arif Yanggi Rahman menit 83.

Persik bermain agresif sejak kick off babak pertama. Bermain dengan serangan dari sayap, anak asuh pelatih Bejo Sugiantoro ini mampu memporak porandakan lini pertahanan Perssu Real Madura yang dijaga Joko Sugiarto dan kawan-kawan. Saat pertandingan baru memasuki menit ke-11 Ferri Rahmad sukses membobol gawang M. Choirun Nasirin.

Babak kedua Perssu Real Madura mencoba bangkit. Tetapi,.petaka justru terjadi setelah pemain bertahan mereka Arizky Wahyu Satriya didera cidera yang mengharuskannya keluar lapangan. Persis, setelah Arizky ditarik keluar untuk digantikan Juni Kuswantoro barisan pertahanan Perssu semakin rapuh.

Persik semakin gencar menyerang melalui sektor sayap yang tidak sanggup dibendung. Akhirnya tiga gol sukses dilesakkan ke gawang Perssu, dan dua diantaranya dari kaki Abdul Rahman Abanda yang baru empat hari bergabung.

Pelatih Perssu Real Madura Danurda mengakui, lini pertahannya tak sanggup menahan serangan cepat para pemain Persik, khusus dari sektor sayap, setelah Arizky keluar. Tidak ada stok pemain lain sekaliber Arizky yang diminili dan dinilai mampu membendung kecepatan pemain Persik.

"Cideranya Ariz bek kita menjadi penyebabnya. Begitu Ariz keluar, gol banyak terjadi. Pemain Persik menyerang lewat samping dan itu tidak bisa kita halau," kata Danurdara, saat dilokasi.

Selain faktor keluarnya Arizky karena cidera, coach Danurdara melihat banyak anak asuhnya yang tidak disiplin dalam bermain dan tidak memiliki striker yang memiliki kemampuan seperti striker Persik. 

"Kita tidak punya striker seperti yang dipunyai Persik. Itu artinya materi pemain kita memang harus ditambang," katanya.

Kekalahan ini cukup memukul Perssu. Sebab, sebelumnya, mereka kalah dari Mojokerto Putra pada laga perdana di kandangnya sendiri dengan skor 1-2. 

Terpisah, Pelatih Persik Bejo Sugiantoro mengaku, berterima kasih kepala seluruh pemainnya, baik pemain yang turun di lapangan maupun yang duduk dibangku cadangan. Kemenangan besar pertandingan perdana ini menurutnya karena para pemain kompak dan bermain seperti skema yang sudah dijalankan selama sesi latihan.

"Ke depannya memang harus begitu, Persik bermain dengan kompak. Kita sudah merancang ini sesuai plane, kemudian anak-anak bisa menjalankan, dan Alhamdulillah hasilnya positif," jelasnya. 

Sementara itu, pada pertandingan perdana ini diwarnai dengan tiga kartu kuning. Dua kartu kuning diborong pemain Persik Ahmad Taufiq dan Arif Yanggi Rahman dan satu kartu kuning diberikan kepada pemain Perssu Chystna Bhagascara


Sumber : rri.co.id