logo.png

Tenun Ikat


UD. MEDALI EMAS

Nama Pemilik   : Munawar

Nama Produk    : Tenun Ikat

Awal Usaha       : Tahun 1989

Alamat              : Jl. KH. Agus Salim Gg. VIII, No. 54 C Kota Kediri

Sudah sejak puluhan tahun silam, kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri dikenal sebagai sentra tenun ikat. Pasang surut perekonomian selama beberapa tahun terakhir membuktikan usaha kecil yang digeluti oleh puluhan warga di sana mampu eksis di berbagai kondisi. Di antara kerajinan tenun ikat yang berhasil berkembang ada tenun ikat Medali Mas milik Munawar. Berada di Jl. KH. Agus Salim, gang VIII, No. 54 C, usaha tersebut dirintis sejak 27 Februari 1989. Bermula dari usaha rumahan, tenun ikat Medali Mas yang sekarang berusia 24 tahun mampu berkembang besar dan menjadi salah satu UKM unggulan kota Kediri.

Hal tersebut, terutama ditunjukkan dengan prestasi dari tingkat lokal maupun nasional yang berhasil diraih. Yaitu:

  • Sertifikat dari dinas sosial, tenaga kerja, dan transmigrasi (Dinsosnakertrans).

Satuan kerja yang membidangi ketenagakerjaan ini menunjuk Medali Mas sebagai instruktur pelatihan pengembangan tenun di kegiatan pembinaan penyandang masalah kesejahteraan sosial. Acara tersebut dilaksanakan pada 05 September - 08 Oktober 2011 lalu.

  • Menerima penghargaan Upakarti kategori Kepeloporan 2010.
  • UKM Award Parasanya Kerta Nugraha 2008.
  • Nominasi terbaik kategori perorangan lomba karya penanggulangan kemiskinan (pro poor) award dari gubernur Jawa Timur 2012.

Tak hanya dari segi prestasi, perkembangan tenun ikat Medali Mas yang signifikan juga terlihat dari penyerapan tenaga kerja yang dilakukan.

Dengan pengalaman selama puluhan tahun, Medali Mas mampu berkembang pesat dengan merekrut 60 tenaga kerja. Dengan alat tenun yang lengkap, UKM ini mampu menghasilkan omset antara Rp 100 juta hingga Rp 120 juta tiap bulannya. Apa resep perkembangan usaha tradisional ini?. Salah satu resepnya, adalah kemampuan UKM ini untuk melakukan diversifikasi produk. Selain bermain pada corak dan motif kain, Munawar juga lihai membaca peluang.

Tak hanya menjual dalam bentuk lembaran kain, dia juga menjual berbagai produk bernuansa kain tenun. Mulai shal, kain penutup tisu, kain penutup galon air, kain penutup gelas, sarung tenun, dan tas souvenir diproduksi olehnya.

Dengan pengalaman yang terbatas, Munawar sadar dia tak bisa mengerjakannya sendiri. Maka, konsep kemitraan dengan UKM lain menjadi pilihannya. Misalnya, menjalin kemitraan dengan UKM Den Yu untuk memproduksi sepatu dan sandal bermotif kain tenun.

Kemudian, kemitraan dengan UKM Gakris untuk produk tas yang juga berbahan dasar kain tenun. Tak hanya itu, Medali Mas juga bekerjasama dengan UD Sinar Sejati untuk produk kain penutup tisu, kain penutup galon air dan kain penutup gelas.

Memahami pangsa pasar yang beragam, Medali Mas juga memproduksi kain dengan harga yang beragam. Misalnya, jenis Misris yang harganya antara Rp 125 ribu hingga Rp 195 ribu. Kemudian, semi sutra dan kain sutra yang bahannya diimpor dari RRC, harganya relatif lebih mahal. Yaitu, sekitar Rp 300 ribu. Meski harga mencapai ratusan ribu, tetapi kain ini tetap lebih murah dibanding batik tulis yang tiap lembarnya bisa mencapai jutaan rupiah.

Dengan usia yang kian matang, pemasaran kain tenun ikat Medali Mas tak hanya di lokal Kediri. Tetapi juga merambah beberapa daerah di sekitar Kediri. Mulai Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Nganjuk, Jombang, Mojokerto. Bahkan, juga dijual hingga ke luar Jawa. Yaitu, ke Kalimantan. Kualitas kain tenun yang baik terlihat dari kalangan yang memesan kain. Sejauh ini, kain tenun ikat banyak diminati oleh instansi pemerintah. Mulai sekolah, kantor, hingga lembaga lain yang ingin seragam berbeda.

Masyarakat luas juga gemar menggunakan produk khas kota Kediri ini. Bagaimana pemasaran kain tenun ini bisa merambah luas ke luar wilayah? Seperti halnya UKM lain, Medali Mas mengenalkan produknya dengan mengikuti berbagai pameran. Mulai di tingkat lokal, regional, hingga nasional. Dengan upaya tersebut, brand image kain tenun ikat Medali Mas mulai terbentuk. Sehingga, meski merupakan produk UKM tetapi bisa dikenal luas dan diakui kualitasnya oleh masyarakat. Untuk semakin memperluas pemasarannya, Medali Mas berencana membuka outlet khusus di lokasi yang bisa dijangkau dengan mudah oleh konsumen. Sehingga, akan semakin banyak masyarakat yang menggunakan produknya. Sekaligus, outlet itu akan menjadi sarana untuk memamerkan produk-produknya yang beragam.

Perajin Tenun Ikat ATBM yang lain di antaranya adalah sebagai berikut :

No.

Nama Perusahaan

Nama Pemilik

Alamat

1.

KURNIAWAN

H. Musta’in

Jl. KH. Agus Salim VIII/43, Kediri

2.

SAHABAT

Nawan Winarno

Jl. KH. Agus Salim VIII, Kediri

3.

SEMPURNA

Imam Safi’i

Ds. Bandar Kidul VII/19, Kediri

4.

SINAR BAROKAH

Sudarmanto

Ds. Bandar Kidul VIII, Kediri