logo.png

Ikan Cupang


Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren

Warga lingkungan Dander, Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, sangat akrab dengan ikan cupang (Betta splendens). Ikan hias tawar yang bersifat protektif dan lihai alam berkelahi ini telah menopang perekonomian warga selama bertahun-tahun. Sedikitnya 81 rumah memelihara ikan cupang. Sebanyak 40 rumah di antaranya aktif dalam kegiatan kelompok budidaya.

Rata-rata setiap rumah memiliki lebih dari dua kolam ikan, bahkan sampai 10 kolam. Kegiatan usaha dibagi dua, yakni pembenihan dan pembesaran. Selain petani ikan, terdapat pula pengepul yang menjual ikan produksi Dander kepada pembeli. setiap minggu mengirim 18.000 ikan ke pembeli di luar kota Kediri. Jika dikalkulasi, dalam setahun jumlah ikan cupang dari Dander yang dijual di pasaran mencapai 80 juta ekor. "Rata-rata perputaran uang dari bisnis ikan cupang mencapai Rp 20 juta per hari. Uang itu berasal dari bisnis benih ikan, pembesaran ikan, pakan ikan, dan pengepakan,

Pesanan selalu datang dari berbagai kota, seperti Solo dan Semarang (Jawa Tengah), Surabaya, Malang, serta Jakarta. Pengiriman melalui jasa ekspedisi sehingga ongkos kirim jauh lebih murah. Modal untuk budidaya ikan ini tidak terlalu mahal. Hal yang paling penting adalah memiliki kolam 2 meter x 3 meter. Kolam berukuran itu mampu menampung 2.500 sampai 3.000 ikan cupang. Harga benih Rp 100 per ekor. Modalnya Rp 300.000 per kolam.

Ikan cupang laku dijual jika sudah berusia enam pekan. Saat penjualan, harga ikan menjadi Rp 800 sampai Rp 10.000 per ekor, tergantung pada jenis dan kualitasnya. Harga ikan cupang berkualitas bagus bisa Rp 500.000 per ekor

Seorang petani pemula di Dander, yang hanya memiliki satu kolam, bisa meraup untung bersih Rp 1 juta per minggu. Dalam sebulan, pendapatannya bisa mencapai Rp 4 juta. Khusus petani pengepul akan mendapat penghasilan ganda.

Ada empat jenis ikan cupang yang dibudidayakan warga Dander, yakni cupang plakat, cupang serit, cupang cagak atau double tile, dan cupang half moon. Ikan cupang yang paling banyak diminati adalah cupang half moon karena cantik dan jago berkelahi.

Bagi warga Dander, ikan cupang bukan sekadar hobi atau bisnis sampingan. Budidaya ikan cupang ini telah menjadi bisnis inti keluarga, tempat mereka mencari nafkah.

Pesanan selalu datang dari berbagai kota, seperti Solo dan Semarang (Jawa Tengah), Surabaya, Malang, serta Jakarta. Pengiriman melalui jasa ekspedisi sehingga ongkos kirim jauh lebih murah. Modal untuk budidaya ikan ini tidak terlalu mahal. Hal yang paling penting adalah memiliki kolam 2 meter x 3 meter. Kolam berukuran itu mampu menampung 2.500 sampai 3.000 ikan cupang. Harga benih Rp 100 per ekor. Modalnya Rp 300.000 per kolam.

Ikan cupang laku dijual jika sudah berusia enam pekan. Saat penjualan, harga ikan menjadi Rp 800 sampai Rp 10.000 per ekor, tergantung pada jenis dan kualitasnya.Harga ikan cupang berkualitas bagus bisa Rp 500.000 per ekor

Seorang petani pemula di Dander, yang hanya memiliki satu kolam, bisa meraup untung bersih Rp 1 juta per minggu. Dalam sebulan, pendapatannya bisa mencapai Rp 4 juta. Khusus petani pengepul akan mendapat penghasilan ganda.

Ada empat jenis ikan cupang yang dibudidayakan warga Dander, yakni cupang plakat, cupang serit, cupang cagak atau double tile, dan cupang half moon. Ikan cupang yang paling banyak diminati adalah cupang half moon karena cantik dan jago berkelahi.