logo.png

Wujudkan Nawacita Jokowi Target 5 Ribu Pasar Terbangun


Wujudkan Nawacita Jokowi, Target 5 Ribu Pasar Terbangun

Salah satu pembangunan pasar di Kabupaten Kediri untuk selaraskan program Nawacita Presiden Jokowi

KEDIRI (BM) - Program pemerintah pusat untuk pembangunan atau revitalisasi 1.000 pasar rakyat pada 2015 yang juga jadi salah satu visi-misi dalam Nawacita Presiden Joko Widodo, perihal lima tahun ke depan akan ditargetkan 5.000 pasar terbangun.
 
Untuk mewujudkan program presiden tersebut Pemkot Kediri telah melakukan revisilitasi dua pasar tradisional. Yety Sisworini Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kediri menambahkan program membangun pasar rakyat dapat meningkatkan ekonomi rakyat.
 
“Namun kendala yang terjadi di Kota Kediri saat ini adalah dengan tidak tersedianya lahan yang bisa untuk membangun pasar,” katanya, Jumat (13/11).
 
Tak hanya itu, masyarakat juga kerap pilih-pilih dalam memilih pasar. Lantaran ada kepercayaan mengenai keberuntungan atau larisnya dagangan mereka. “Mayoritas masyarakat juga memilih  tempat yang lebih hoki (beruntung) agar dagangannya laku,” cetus Yety.
 
Oleh karena itu, Pemkot Kediri memilih cara merevitalisasi pasar tradisional yang ada untuk diubah agar tak kumuh apalagi jorok. Yety mengatakan, pasar tradisional yang direvisilitasi itu di antaranya adalah pasar Mojoroto gang dua dan pasar Pesantren yang pembangunannya diharap segera tuntas.
 
“Pembangunan pasar tradisonal tak hanya pada fisik pasarnya saja namun juga revitalisasi manajemennya agar para pengelola dan pedagang dapat mengikuti standar operasional prosedur (SOP) pelayanan dan pengelolaan pasar yang lebih profesional,” ujarnya.
 
Selain itu, revitalisasi ekonomi juga dilakukan sebagai upaya peningkatan pendapatan serta akses pedagang terhadap pembiayaan dan sumber produk yang diperdagangkan dalam revitalisasi ekonomi.
 
Pasar rakyat juga jadi sarana perdagangan dan titik distribusi yang strategis dalam mengawal harga dan menjaga inflasi. Juga revitalisasi sosial yang diharapkan dapat menjadikan pasar sebagai pusat interaksi dan wadah sosial masyarakat sekitar. (bud/nov)

Sumber : beritametro.com