logo.png

Demi Masyarakat Telah Kirim Surat ke Presiden Jokowi


Demi Masyarakat, Telah Kirim Surat ke Presiden Jokowi

Abdullah Abu Bakar

KEDIRI (BM) - Tiga mega proyek Kota Kediri yang kini masih mangkrak, diharapkan pemkot setempat dapat berjalan ke tahapan proses pembangunannya pada 2016. Tiga proyek itu adalah pembangunan Jembatan Brawijaya, Poltek dan RSUD Gambiran 2.
 
Bahkan, beberapa waktu lalu Walikota Kediri Lilik Muhibah telah melayangkan surat ke Presiden Joko Widodo. Sementara itu, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, kendala macetnya kelanjutan pembangunan 3 mega proyek itu lantaran hasil audit BPKP dan proses hukum yang belum ada hasilnya.
 
Praktis, hal itu membuat pihaknya sulit melanjutkan pembangunannya. “Kita juga sudah kirimkan surat ke presiden pada November lalu, karena bangunan mega proyek tersebut nantinya juga untuk kepentingan masyarakat banyak,” beber Mas Abu sapaan akrab Walikota Kediri saat  jumpa pers, kemarin (3/1).
 
Walikota juga menambahkan jika mega proyek tersebut setiap tahun anggaran sudah dimasukan dalam APBD Kota Kediri. Bahkan, Pemkot Kediri juga sudah bekerjasama dengan beberapa instansi hukum dan kepolisian terkait dengan kasus tiga mega proyek tersebut.
 
Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan, polresta serta Polda Jatim. Sekadar diketahui, koordinasi yang dilakukan Pemkot Kediri dengan instansi hukum tersebut karena dugaan munculnya korupsi mega proyek yang hingga kini belum jelas.
 
Terutama, siapa aktor di balik kasus tersebut ketika kasus ini mencuat beberapa tahun lalu. Bahkan, hingga kini, Kasenan yang sempat ditetapkan menjadi tersangka, kini juga masih kembali menjabat sebagai Kepala Dinas Pembangunan Umum (DPU) Kota Kediri. (bud/nov)

Sumber : beritametro.co.id