logo.png

Pemkot Harapkan PNS Purna Tugas Dirikan UMKM


ANTARA News Jawa Timur

 
 Aspek ekonomi berkaitan dengan pengelolaan keuangan serta kewirausahaan, aspek psikologis berkaitan dengan bagaimana mempersiapkan mental untuk menghadapi perubahan pada masa pensiun. 
 
Kediri (Antara Jatim) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, berharap pegawai negeri spil (PNS) yang hendak purna tugas bisa mendirikan usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM) sehingga tetap bisa berkarya.

"Ada 80 pegawai yang mengikuti pembekalan persiapan purna tugas ini. Kami harapkan nanti mereka mampu menyesuaikan diri," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kediri M Yasin di Kediri, Selasa.

Ia mengemukakan, saat menjalani masa purna tugas, seseorang akan mengalami beberapa perubahan yang tidak terduga seperti aspek ekonomi, psikologis, sosial serta fisik. 

Aspek ekonomi berkaitan dengan pengelolaan keuangan serta kewirausahaan, sedangkan aspek psikologis berkaitan dengan persiapan mental untuk menghadapi perubahan pada masa pensiun. 

Sedangkan untuk aspek sosial, lanjut dia, bagaimana menyiapkan setelah pensiun tetap memiliki peran sosial ketika pensiun tiba. 

"Untuk aspek fisik berkaitan dengan kesehatan saat membangun perilaku kuratif untuk menjaga kesehatan dan mengatur pola makan," ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah kota sengaja mengadakan pembekalan persiapan purna tugas tersebut. Kegiatan diikuti dari beragam golongan mulai dari golongan IV, golongan III, golongan I serta II.

Pembekalan tersebut, kata dia, bertujuan untuk mempersiapkan PNS yang akan memasuki masa purna tugas agar mampu menyesuaikan diri dan menerima perubahan lingkungan.

Selain itu, mereka juga mempunyai alternatif dan berani mengambil keputusan untuk melakukan aktifitas positif. Dengan itu, mereka tetap bisa beraktivitas, termasuk bisa menghasilkan pendapatan, walaupun sudah purna dari PNS.

Yasin mengatakan hal yang tidak kalah pentingnya yang harus diketahui oleh PNS sebelum pensiun adalah informasi dari institusi terkait dengan kebijakan pensiun yang ditetapkan oleh institusi. 

"Mereka akan mendapatkan kejelasan mengenai apa yang masih diterima dan difasilitasi institusi serta apa yang tidak diterima lagi setelah pensiun. Kejelasan hak dan kewajiban ini akan membantu rencana pegawai dalam masa pensiunnya," ujarnya.

Yasin berharap berbagai kegiatan serta pengetahuan yang diberikan pada PNS yang hendak purna tugas bisa bermanfaat. Dengan itu pula, mereka bisa merencanakan berbagai kebijakan untuk akivitas setelah purna tugas, termasuk bisa mendirikan UMKM untuk usaha mereka. (*)

Sumber : antarajatim.com