logo.png

Mendagri Beri Penghargaan Apresiasi Kinerja Pemda 2017 ke Wali Kota Kediri


  • Mendagri Beri Penghargaan Apresiasi Kinerja Pemda 2017 ke Wali Kota Kediri

KBRN, Kediri : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memberikan penghargaan Apresiasi Kinerja Pemda 2017 kepada Wali Kota Kediri Abdullah abu Bakar karena prestasi dan keberhasilannya memimpin Kota Kediri.

"Penghargaan ini diraih Pemerintah Kota Kediri bersama dengan 13 pemerintah daerah lainnya. Mereka antara lain tiga pemerintah provinsi, lima pemerintah kota, dan lima pemerintah kabupaten," kata Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, dalam Otonomi Award Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-21, di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo, Selasa (25/4/2017).

Menurut dia, hal tersebut dicapai atas hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) Tahun 2016 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Kota Kediri Tahun 2015.

"Kami selalu berkomitmen untuk selalu berbenah. Dan penghargaan ini diraih berkat sistem-sistem yang diterapkan Pemerintah Kota Kediri," ujarnya. 

Pada kesempatan itu, tambah dia, sebagai perwakilan Pemkot Kediri maka pihaknya menghaturkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Kediri. Bahkan,khususnya teman-teman PNS yang selama ini selalu berbenah dan mengevaluasi sistem yang dibuat.

"Dengan kerja keras bersama yang diterapkan tahun demi tahun, kini usaha tersebut membuahkan penghargaan ini dari Pemerintah Pusat," katanya. 

Secara umum, lanjut dia, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Pemerintah Kota Kediri untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Selain itu, Pemkot Kediri juga harus bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat untuk menegakkan Otonomi Daerah yang baik.

"Kita wajib membuat terobosan dan inovasi agar masyarakat di Kota Kediri mudah untuk mendapatkan pelayanan. Jadi APBD yang kita keluarkan dapat memberikan dampak yang positif bagi seluruh masyarakat," harapnya.

Otonomi Award ini juga dihadiri Menteri Polhukam Wiranto, Dirjen Otonomi Daerah Sumarsono, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. 


Sumber : rri.co.id