logo.png

Kurangi Angka Pengganguran Pemkot Kediri Gelar Pelatihan Masyarakat Kota Mandiri


PELATIHAN: Pembukaan Pelatihan Masyarakat Kota Kediri, Oleh Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah (duta.co/Hendra Hasyim)
 

KEDIRI| duta.co – Program pelatihan Masyarakat Kota Kediri Mandiri, merupakan jawaban atas wujud nyata perhatian diberikan Pemerintah Kota Kediri untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Kediri. Hal itu diungkapkan Wakil Walikota Kediri, Hj. Lilik Muhibbah saat membuka pelatihan, Kamis (18/5/2017) bertempat di Convention Hall Kediri Mall. Pelatihan nantinya, akan diikuti 700 peserta dari masing – masing kelurahan di Kota Kediri.

Wakil Walikota Kediri yang akrab disapa Ning Lik ini mengatakan Pemerintah Kota Kediri berkomitmen untuk menyejahterakan masyarakat Kota Kediri salah satu caranya dengan mengurangi angka pengangguran di Kota Kediri.

“Saya dan bapak Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar memiliki 9 aksi dalam membangun Kota Kediri. Salah satunya adalah menekan angka pengangguran di Kota Kediri. Kegiatan ini merupakan salah satu upayanya,” ujarnya.

Ning Lik mengungkapkan pelatihan ini diberikan secara gratis dan peserta akan diberikan skill yang dapat menunjang saat memasuki dunia kerja maupun menjadi seorang enterpreneur.

“Para peserta pelatihan akan dibekali skill sesuai dengan bidang yang diinginkan. Kita tidak mau warga Kota Kediri hanya duduk diam. Mereka harus punya bekal untuk bersaing apalagi saat ini sudah masuk Masyarakat Ekonomi ASEAN,” jelasnya.

Kepada seluruh peserta pelatihan, Ning Lik berpesan agar pelatihan ini dapat diikuti dengan sebaik-baiknya.

“Saya harap semua peserta mengikuti pelatihan ini dengan seksama. Karena pelatihan yang diberikan akan bermanfaat dan menjadi bekal masuk dunia kerja,” harapnya.

Ditemui usai acara, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) Kota Kediri, Kristianto, menuturkan pelatihan ini menyelenggarakan 13 bidang pelatihan diantaranya, otomotif, garmen, handmade, kecantikan, bordir, kuliner, keamanan, kehumasan, akupresure, akupuntur, mengemudi, desain grafis, dan informatika.

Kristianto menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan upaya yang dilakukan untuk dapat menyerap sebanyak 30.000 tenaga kerja dalam waktu 5 tahun, seperti komitmen Walikota Kediri dan Wakil Walikota Kediri Mas Abu-Ning Lik. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan penyematan pin oleh Ning Lik kepada peserta pelatihan.


Sumber : duta.co