logo.png

BI Sebut Perkembangan Ekonomi Kediri Cukup Pesat


ANTARA News Jawa Timur

BI Sebut Perkembangan Ekonomi Kediri Cukup Pesat
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Djoko Raharto. (Foto Asmaul Chusna)
 
 Kediri, saya melihatnya memang perekonomian terakselerasi cukup pesat. Dari data pendaftaran STNK baru, yang kami dapat dari Polda jatim, cukup tinggi
 
Kediri (Antara Jatim) - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri Djoko Raharto menyebut perkembangan perekonomian di Kediri saat ini menunjukkan akselerasi yang cukup pesat.
     
"Kediri, saya melihatnya memang perekonomian terakselerasi cukup pesat. Dari data pendaftaran STNK baru, yang kami dapat dari Polda jatim, cukup tinggi," katanya di Kediri, Kamis.
     
Ia mengatakan, pergerakan konsumsi ekonomi salah satunya diketahui dari barang konsumsi yang tahan lama, misalnya kendaraan mobil, elektronik. Hal itu berbeda dengan konsumsi yang pergerakannya sudah bisa dipastikan.  
    
"Untuk diketahui, pergerakan konsumsi ekonomi, konsumsi barang tahan lama, kendaraan, mobil, elektronik. Kalau makanan kan segitu saja. Jika penjualan naik, ekonomi bagus," katanya.
     
Ia juga menambahkan, karena evaluasi terkait dengan perkembangan perekonomian yang cukup baik di wilayah BI Kediri, kas minimum harian yang ada di BI saat ini juga mengalami kenaikan. 
     
"Target dari pusat untuk kas minimum kami naik dari rata-rata harian Rp1,7 triliun menjadi Rp2,5 triliun dan ini kenaikan luar biasa, mengakomodasi perekonomian yang sedang tumbuh" katanya.
     
Sebelumnya, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar juga telah menegaskan pelayanan dari pemerintah yang baik bisa berdampak pada tumbuhnya perekonomian di masyarakat, baik di sektor jasa, industri, ataupun kuliner.
     
Pemerintah Kota Kediri telah membuat beragam terobosan seperti memudahkan perizinan, yaitu dari semula 158 izin, sekarang dipangkas menjadi tinggal 56 izin saja.  
     
Selain itu berbagai fasilitas di instansi terlebih lagi di tingkat kelurahan juga lebih diperbaiki. Pelayanan dibuat seperti di perbankan, ada pendingin ruangan, komputer, serta pelayanan yang lebih cepat. 
     
Program pemberdayaan masyarakat (prodamas), secara tidak langsung juga berdampak pada pereekonomian di masyarakat. Dalam mewujudkan program itu, berbagai kebutuhan dimaksimalkan dibeli dari pedagang serta pengusaha di Kediri, dan jika terpaksa tidak ada baru bisa dibeli dari luar Kediri. 

Sumber : antarajatim.com