logo.png

Tim TPID Kota Kediri Diuji Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok


TPID KOTA KEDIRI : Suasana pertemuan tim Inflasi bertempat di Ruang Rapat Bank Indonesia (duta.co/Humas Pemkot)

 

KEDIRI | duta.co – Pjs Wali Kota Kediri, Dr. Ir. Jumadi, MMT hadir dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) yang diselenggarakan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri di Ruang Rapat Bank Indonesia, Rabu (28/2).

Dalam kesempatan tersebut, Jumadi menjelaskan diawal Bulan Januari ini, Kota Kediri dihadapkan dengan tingginya kenaikan harga kebutuhan pangan terutama beras,

Ditambahkan Jumadi, kenaikan ini berpotensi mendorong naiknya tingkat inflasi di Kota Kediri. Meski demikian, TPID Kota Kediri mampu menekan inflasi hingga ke level 0,14% untuk membuktikan aktif mengendalikan inflasi. Diketahui bersama, Kota Kediri tercatat memiliki rekor inflasi terendah di Provinsi Jawa Timur pada Tahun 2016.

Selain itu, TPID Kota Kediri juga mendapat penghargaan yang langsung diserahkan Presiden Joko Widodo sebagai TPID Terbaik se – Jawa di Istana Negara Jakarta.

“Saya berharap, TPID Kota Kediri untuk meningkatkan koordinasi dan kinerja dalam mempersiapkan penilaian TPID di tahun 2018 ini dan fokus terhadap program pengelolaan pasar grosir di Kota Kediri,” ujar Jumadi.

Pada acara di atas, Jumadi menuturkan, perubahan kelembagaan TPID Kota Kediri Tahun 2018. Bila pada tahun sebelumnya, Wali Kota Kediri sebagai Ketua TPID pada peraturan sebelumnya sebagai Pembina TPID dan yang menjadi ketuanya Sekretaris Daerah.

“Sedikit perubahan, Sekretaris Daerah menjadi Ketua Pelaksana Harian TPID,” jelas Jumadi.

Hadir dalam kegiatan, pihak tuan rumah Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Djoko Raharto, kemudian Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Ellyn T.Brahma, Kepala Perum Bulog Sub drive Kediri Akhmad Kholisun, Plt Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kota Kediri Edi Darmasto, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Yetty Sisworini dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Semeru Singgih.


Sumber : duta.co