logo.png

Bea Cukai Kediri Beri Penghargaan Puluhan Pengusaha Hasil Tembakau


  • Bea Cukai Kediri Beri Penghargaan Puluhan Pengusaha Hasil Tembakau

KBRN, Kediri : Bea Cukai Kediri memberikan penghargaan kepada puluhan pengusaha hasil tembakau di area kerjanya, seiring terwujudnya realisasi penerimaan cukai yang melebihi target tahun 2017.

"Kami mengapresiasi kesungguhan pengguna jasa, yakni pengusaha hasil tembakau di wilayah Kediri. Khususnya, dalam membayar cukai dan telah bekerja sama dengan baik sebagai mitra kerja kami selama ini," kata Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, Suryana, saat menghadiri Kegiatan Apresiasi Kepada Pengguna Jasa dan Sosialisasi Kepabeanan dan Cukai, di Aula lantai 3 Kantor Bea Cukai Kediri, Rabu (28/2/2018).

Menurut Suryana, penghargaan yang disampaikan kepada pengusaha hasil tembakau ini diserahkan dalam beragam kategori. Kategori Kontributor Cukai Terbesar SKM Golongan I Tahun 2017 diraih oleh PT. Gudang Garam, Tbk. Untuk kategori Kontributor Cukai Terbesar SKT Golongan I Tahun 2017 diraih oleh PT. HM. Sampoerna, Tbk. Sementara, di kategori Kontributor Cukai Terbesar SKM Golongan II Tahun 2017 diraih oleh PR Putra Masa Depan.

"Untuk kategori Kontributor Cukai Terbesar SPM Golongan II Tahun 2017 diraih oleh PT. Halim Wonowidjojo. Kategori Kontributor Cukai Terbesar SKT Golongan II Tahun 2017 diraih oleh PT. Karyadibya Mahardhika dan kategori Kontributor Cukai Terbesar SKT Golongan IIIA Tahun 2017 diraih oleh PR Mangga Gandeng," katanya. 

Sementara, tambah dia, kategori Kontributor Cukai Terbesar SKT Golongan IIIB Tahun 2017 diraih oleh PR Cengkir Gading. Kategori Kontributor Cukai Terbesar Pabrik Non Golongan Tahun 2017 diraih PR Doa Ibu. Kategori Perencanaan Pemesanan Pita Cukai (P3C) terbaik tahun 2017 jatuh kepada PR Rocky Jaya. Kategori Kontributor Bea Masuk Terbesar Tahun 2017 adalah PT. Cheil Jedang Indonesia.

"Berikutnya, pada kategori Pembukuan Terbaik tahun 2017 adalah PR Tentrem Jaya Lestari,  serta kategori Profil Kawasan Berikat Terbaik tahun 2017 diraih PT. Mentari Internasional," katanya.

Sementara itu, Pjs Walikota Kediri, Jumadi menyatakan, sangat bangga terhadap kinerja dari KPPBC TMC Kediri yang telah melampaui target penerimaan pada tahun 2017. Selain itu, KPPBC TMC Kediri juga meraih nilai 5 dalam pelayanannnya.

"Kondisi ini akan semakin berat untuk mempertahankan. Bagi pengguna jasa, tolong berikan masukan kepada KPPBC Tipe Madya Kediri agar ke depan pelayanannya semakin meningkat," katanya.

Ke depan, Jumadi berharap, agar para pengusaha hasil tembakau yang berada di wilayah kerja KPPBCTMC Kediri juga ikut membangun Jawa Timur. Situasi ini, lantaran Provinsi Jawa Timur memperoleh dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT) senilai Rp 2 triliun dan untuk pajak rokok sendiri cukup besar sekitar Rp 600 miliar yang digunakan untuk membangun Jawa Timur.

"Kami yakin, para pengusaha hasil tembakau yang saat ini berada di sini ikut membangun Jawa Timur. Terima kasih pada pengusaha yang telah ikut menambah penerimaan negara," katanya.

Dalam kesempatan ini, lanjut Jumadi, pihaknya juga mendukung fasilitas baru dari bea cukai yakni kemudahan impor tujuan ekspor untuk industri kecil dan menengah (KITE IKM). Menurutnya, dengan KITE IKM ini akan semakin memperluas IKM maupun UMKM di Jawa Timur karena selama ini UMKM menjadi penggerak ekonomi di Jawa Timur.

"Mari bersama-sama mensukseskan fasilitas ini untuk perekonomian Jawa Timur, dan Kediri pada khususnya sehingga menjadi lebih baik lagi," katanya.


Sumber : rri.co.id