logo.png

Stok Melimpah Harga Telur di Kediri Berangsur Turun


  • Stok Melimpah,  Harga Telur di Kediri Berangsur Turun
 
 

KBRN, Kediri: Perkembangan harga telur di Kediri, saat ini menunjukkan angka penurunan menjadi sekitar Rp 16.000 per kilogram. Kondisi ini terlihat di sejumlah pasar, baik di Kota Kediri maupun Kabupaten Kediri.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, Ellyn T Brahmana, menjelaskan, bahwa perkembangan harga telur sempat mencapai posisi tinggi pada bulan Juni lalu.

"Namun hingga bulan Juli, pergerakan harga telur perlahan mulai turun," kata Ellyn T Brahmana, di Kediri, Kamis (9/8/2018).

Lantaran, ungkap dia, pada saat itu Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri langsung menggelar Operasi Pasar Murni untuk telur ayam.

"Di samping itu, kondisi ini juga ditunjang oleh melimpahnya stok telur di pasaran. Khususnya karena produksi telur di sentra peternakan ayam petelur kian membaik," katanya.

Ditambahkan oleh Ellyn, kenaikan harga telur ini juga sempat menjadi penyebab inflasi di Kota Kediri, yakni sebesar 0,09 persen selama bulan Juli lalu. Yang mana, bobot dari kenaikan harga telur ayam menyumbang 0,11 persen terhadap 10 komoditas penyebab inflasi.

Sementara itu, di lokasi terpisah, pembeli telur ayam di Kota Kediri, Maryati mengaku, saat ini memang harga telur ayam berangsur turun.

"Jika bulan lalu sempat menembus Rp 26.000 per kilogram, maka sekarang turun menjadi Rp 16.000 per kilogramnya," katanya.

Untuk diketahui, pada saat ini di berbagai ruas jalan utama di Kediri, mulai banyak bermunculan penjual telur keliling. Khususnya para penjual telur yang menggunakan mobil bak terbuka. Umumnya, mereka ini menawarkan telur dengan harga terjangkau, sehingga ada banyak konsumen yang memadati lapak penjual tersebut.


Sumber : rri.co.id