Kawasan Mikro Lockdown Jalan Raung Gang 5 Kota Kediri Telah Dibuka

Kediri Dalam Berita | 24/08/2021

Tribun kediri

 
Tribun Jatim Network
 
Warga bersama petugas PPKM mikro Kelurahan Lirboyo membongkar tenda Posko Mikro Lockdown di Jl Raung Gang 5, Kota Kediri, Senin (23/8/2021). 
 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Satu lagi kawasan mikro lockdown di Jl Raung Gang 5 Kelurahan Lirboyo, Kota Kediri telah dibuka kembali. Pembukaan kawasan mikro lockdown dilakukan dengan membongkar tenda posko PPKM mikro, Senin (23/8/2021).

Kawasan Jl Raung Gang 5 ditetapkan melakukan mikro lockdown sejak 15 Agustus 2021 setelah ditemukan 11 warga dari 6 kepala keluarga yang positif Covid 19.

Nanang Wahyono, Lurah Lirboyo menjelaskan, mikro lockdown baru dilakukan pada 15 Agustus, setelah dilakukan testing dan tracking pada 10 Agustus ditemukan warga yang positif langsung melakukan isolasi mandiri.

Mundurnya waktu mikro lockdown dikarenakan adanya perbedaan pendapat dari sebagian warga.

"Mikro lockdown kita lakukan setelah adanya kesepakatan bersama. Awalnya ada beberapa warga yang tidak setuju dengan adanya mikro lockdown karena merasa dibatasi dalam beraktifitas," jelasnya. 

Namun setelah melakukan pendekatan dan dijelaskan oleh Satgas PPKM Mikro, 3 pilar serta puskesmas bahwa penutupan untuk kepentingan dan keselamatan bersama, warga mau mengerti dan akhirnya baru dilakukan mikro lockdown pada 15 Agustus.

"Mikro lockdown baru berjalan 9 hari, tapi warga kami yang positif covid-19 sudah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Karena sudah sesuai aturan, maka hari ini mikro lockdown sudah kita buka," jelasnya.

Sementara hasil pemantauan kesehatan sehari sebelum mikro lockdown dibuka, bahwa kondisi warganya yang melakukan isolasi mandiri telah normal.

"Saat dicek saturasi oksigen sudah normal semua, gejala-gejala yang lain juga sudah tidak ada. Alhamdulillah semuanya sudah kembali sehat dan normal," ungkapnya.

Selama berlangsunya mikro lockdown telah banyak bantuan yang telah diterima oleh warganya.

"Alhamdulillah banyak yang peduli dengan warga di sini. Banyak bantuan yang diterima, baik bantuan untuk warga yang melakukan isolasi mandiri ataupun warga terdampak," terangnya.

Bantuan yang diterima tidak hanya berasal dari Dinas Sosial Kota Kediri, tapi juga dari masyarakat sekitar dan juga Bantuan Isoman (Batman). 

"Terima kasih untuk semua pihak yang telah memberikan bantuan moril dan materiil kepada warga disini," terangnya.

Nanang menyampaikan harapannya agar masyarakat menjaga protokol kesehatan dan dapat menjadikan musibah ini sebagai pengalaman yang berharga.

Dijelaskan, melakukan mikro lockdown memang tidak mudah. Ada pro kontra dijumpai sebelum diputuskannya mikro lockdown ini. 

"Terima kasih kepada warga di Jl Raung Gang 5 yang sudah mau bekerja sama selama mikro lockdown berlangsung. Jangan pernah sepelekan protokol kesehatan dan aturan pemerintah agar kita semua bisa terhindar dari virus covid-19," pesannya.