

Kediri, koranmemo.com - Dinas Perdagangan Dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri menggelar kegiatan workshop pembuatan hampers bagi UMKM, Kamis (7/4). Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi para pelaku usaha untuk mempromosikan produk sekaligus meningkatkan omzet mereka.
Sekretaris Disperdagin Kota Kediri Prihatutik Tintawati mengatakan, pada Bulan Ramadan hampers merupakan suatu yang dibutuhkan banyak orang. Peluang tersebut harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku UMKM.
“Ini juga merupakan tindak lanjut dari program pemerintah dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Jadi tidak menggunakan produk import baik bahan baku maupun bahan setengah jadi,” ujarnya.
Pemerintah saat ini sedang gencar mengimbau masyarakat untuk menggunakan produk lokal. Dengan begitu bisa semakin menggeliatkan perekonomian serta dapat menekan biaya produksi bagi pelaku usaha.
“Harapan pemerintah semua sektor perekonomian bisa bangkit dengan program tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut, menurutnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk bersaing dengan produk luar, yaitu packaging, legalitas, hingga sertifikasi halal. Selain itu merek juga menjadi komponen yang sangat penting, karena merek bisa menjadi pembeda dalam bersaing dengan produk lain.
Terkait hal tersebut, pihaknya telah mengupayakan memberikan bantuan para UMKM dalam mengurus legalitas serta memberikan pelatihan. Untuk pelatihan itu rutin dilakukan dengan topik yang berbeda-beda.
Ia berharap, dengan adanya fasilitas tersebut, UMKM di Kota Kediri bisa bersaing dengan produk lain, bahkan bisa sampai ekspor.
Heni Apriyati Koordinator Hampers Pusaka mengatakan, ada sekitar 100 produk yang terlibat pada kegiatan ini. Produk tersebut berasal dari IKM yang ada di Kota Kediri dan telah dilengkapi dengan legalitas seperti PIRT dan NIB.
“Untuk UMKM yang terlibat sekitar 50,” ujarnya.
Untuk mekanisme pembuat hampers ini, ia bersama timnya telah memberitahu kepada ketua asosiasi atau perkumpulan UMKM di Kota Kediri untuk menyetorkan produk ke tempat yang telah ditentukan. Setelah itu produk yang telah terkumpul akan dijadikan satu untuk dirangkai menjadi hampers dan dipasarkan.
Ia berharap, dengan adanya pelatihan ini bisa meningkatkan omzet dan meningkatkan persatuan dari para pelaku UMKM. Pembuatan hampers ini menggabungkan berbagai macam produk, dari situ diharapkan bisa mempererat hubungan antar UMKM.