Berita Kediri
SURYA.co.id | KEDIRI - Untuk pertama kalinya, Pemkot Kediri menggelar sosialisasi Undang-undang nomor 11 tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah nomor 25 tahun 2019 tentang Keinsinyuran di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Rabu (15/6/2022).
Kegiatan sosialisasi dibuka Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar diikuti 150 peserta terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) yang berijizah sarjana teknik atau profesi bidang insinyur, asosiasi konsultan konstruksi, dan asosiasi pelaksana konstruksi.
Wakil Ketua I Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Timur, Gentur Prihantono, mengatakan PII selain ada di wilayah juga memiliki cabang di kota dan kabupaten.
Di Jawa Timur ada 28 cabang termasuk di Kota Kediri.
Target dari PII adalah lulusan sarjana teknik dapat menempuh profesinya.
"Kami bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Kediri. Pada tanggal 17 Juni akan ada kongres luar biasa keinsinyuran. Apabila nanti ada hal masukan dapat disampaikan untuk kita sampaikan pada kongres," ujarnya.
Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersyukur bisa mengadakan sosialisasi tentang keinsinyuran.
"Ini hal positif bagi Pemerintah Kota Kediri. Bangunan di Kota Kediri harus kuat karena ini digunakan oleh banyak orang bukan pribadi," ujarnya.
Walikota juga memiliki komitmen yang besar terhadap pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot Kediri tidak hanya selesai.
Namun memberikan kemanfaatan, sesuai ekspektasi masyarakat, sesuai fungsi dan keselamatannya.
Diharapkan PII ini dapat mengayomi. Sehingga pembangunan di Kota Kediri dapat lebih baik lagi.
Apalagi tanggung jawab ASN ini cukup berat.
"Biasanya kalau ada yang kurang Wali Kota dulu yang disalahin baru nanti dicari perencana dan pelaksananya. Kita ingin pembangunan memenuhi ekspektasi dari masyarakat. Kalau dulu ekspektasinya hanya kebutuhan sekarang bercampur keinginan. Jadi sekali membangun bisa memenuhi kebutuhan sekaligus keinginan dari masyarakat," jelasnya.
Walikota juga mengingatkan agar pengadaan barang dan jasa menggunakan produk dalam negeri yang terus digaungkan oleh Presiden Joko Widodo untuk membangkitkan perekonomian.
"Mudah-mudahan ini jadi sinergi yang baik. Saya harap ke depan pembangunan di Kota Kediri semakin baik, on schedule, dan bermanfaat bagi masyarakat dan meningkatkan trust dari masyarakat," ungkapnya.