Kediri (beritajatim.com) -Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berbagi tips menjadi pemimpin di usia muda. Salah satunya, generasi muda harus memiliki growth mindset.
Hal itu diungkapkan Abu Bakar di hadapan 1.500 mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Kamis (18/8/2022).
“Orang itu ada dua yakni yang memiliki growth mindset dan fixed mindset. Di era perubahan yang begitu cepat ini orang yang memiliki growth mindset-lah yang bisa terus berkembang dan melihat banyak peluang. Ini penting untuk adik-adik mahasiswa,” ujarnya.

Abu Bakar mengungkapkan selain growth mindset, mahasiswa juga harus solutif. Sehingga peluang-peluang yang ada bisa dimanfaatkan.
Dia menegaskan semua memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk menjadi pemimpin. Sukses tidak harus di Ibu Kota, sekarang sudah banyak yang meraih keberhasilan di daerah-daerah.
“Sudah banyak contoh anak-anak sukses dari daerah. Seperti Denny Caknan, Happy Asmara, Farel, dan sebagainya. Jadi kalian pun punya peluang yang sama,” ungkapnya.

Abu Bakar juga berbagi beberapa kebiasaan yang dapat menunjang kesuksesan. Kebiasaan tersebut yaitu mengenali dan mengoptimalkan potensi, belajar berkomunikasi, membangun jaringan, berani menghadapi tantangan, humble, menentukan prioritas, disiplin, dan perbanyak prektek kepemimpinan dengan mengikuti organisasi.
“Sekarang kalian sudah mahasiswa, jadi pandai-pandailah mengenali diri kalian. Bangun jaringan yang luas dan harus bisa berkomunikasi yang baik dengan siapa saja,” kata Abu Bakar.
Abu Bakar juga menambahkan bahwa menjadi seorang pemimpin muda memiliki banyak tantangan. Untuk itu, sebagai calon pemimpin mudah harus bisa menghadapinya. Berbagai tantangannya mulai dari memimpin orang yang lebih tua, menghadapi kritik, tidak sabar, berani mengakui kesalahan, belum pengalaman, kontrol emosi, dan cepat puas.

“Kalau kita mau sukses kita harus menjadi pendengar yang baik. Kalian juga harus mau mencoba tidak boleh takut salah dan gagal. Nanti kalian akan belajar dari banyak kesalahan dan kegagalan untuk bisa sukses,” pungkasnya.
Dalam acara ini moderator didapuk oleh Samsyul Umam. Turut hadir Wakil Dekan I FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Mashudi, Wakil Dekan II FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Umy Zahroh, Wakil Dekan III FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Sutopo, dan tamu undangan lainnya.

