Tampung Dan Suport Para Pemain Game Pemkot Kediri Gelar Kompetisi PUBG Mobile

Kediri Dalam Berita | 27/08/2019

logo

Kabag Umum Pemkot Kediri Chevy Ning Suyudi saat memberikan pengarahan dalam turnamen Walikota Cup PUBG mobile. (eko Arif s /JatimTimes)

Kabag Umum Pemkot Kediri Chevy Ning Suyudi saat memberikan pengarahan dalam turnamen Walikota Cup PUBG mobile. (eko Arif s /JatimTimes)


 

Masih dalam Rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke-1140, Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menggelar kompetisi game daring (dalam jaringan) PUBG Mobile Tournament E-Sport yang diikuti para peserta dari berbagai daerah.

Kegiatan turnamen Walikota Cup PUBG Mobile, bertujuan untuk menampung dan mensuport para penggemar game online, dan mencari bibit bibit baru untuk dikompetisikan.

Kepala Bagian Umum Pemerintah Kota Kediri Chevy Ning Suyudi selaku penyelenggara mengungkapkan, kompetisi ini digelar sebagai bentuk kegiatan untuk menampung dan mensuport pada hal yang positif bagi para pemain gim khususnya di Kota Kediri

"Jadi untuk turnament di pemerintah kota atau Walikota Cup adalah yang pertama kali. Sedangkan untuk turnamen ini sendiri sudah yang ketiga kalinya, " ucap Kabag Umum Chevy Ning Suyudi, Senin (26/8/19).

Menurutnya, turnament tahun ini Pemerintah Kota Kediri mensuport kegiatan ini, karena dari sisi kegiatan untuk anak-anak mengarahkan pada yang positif. Daripada bermain game tetapi tidak ada tujuannya maka kita kembangkan disini untuk berkompetisi bersama-sama supaya nantinya muncul bibit-bibit baru di Kota Kediri untuk jalur kompetisi eksport

"Kategorinya umum, tapi minimal usia kita batasi 15 tahun atau SMA sederajat. Karena ini yang pertama, tentunya kita masih mempelajari supaya nanti ke depan itu benar-benar kompetisi atau turnamen ini bisa berlangsung lebih banyak lagi pesertanya, dan bisa menjangkau tidak hanya di Kota Kediri, " ungkapnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Kediri juga memfasilitasi, mewadahi pemain game dan mendapatkan bibit bibit pemain eksport di Kota Kediri, nanti akan kita ikut sertakan di tingkat provinsi ataupun tingkat nasional.

Sehingga dengan kegiatan positif turnamen Walikota Cup, anak anak yang senang bermain game, hanya untuk menghabiskan waktu. Tetapi dengan adanya kompetisi ini mereka juga harus mempersiapkan diri mengatur strategi kerjasama tim. Pemkot juga terima kasih kepada beberapa sponsor yang mendukung acara ini termasuk dari Telkomsel, dan Bank Mandiri.

"Kedepan rencananya kegiatan ini akan dikemas lebih besar lagi, supaya anak-anak yang pandai bermain game itu punya wadah yang bisa memfasilitasi kegiatan mereka, " tambahnya.

Sementara itu, Koordinator acara PUBG Mobile Tournament E-Sport Nova Riosiska mengatakan tahapan penyisihan dalam game ini dibagi menjadi dua grup, yang nantinya akan diambil 10 tim. Dengan itu, nantinya di final akan mempertemukan 20 tim.

"Ini sistem poin, jadi poin tertinggi masuk final. Satu game sekitar 30 menit sudah selesai, sudah kelihatan siapa yang menang," kata dia.

Dalam kompetisi Walikota Cup yang digelar Pemkot Kediri, diikuti peserta sebanyak 44 tim, yang terbagi dalam satu timnya terdiri 4 orang, dari Kediri dan juga dari luar kota Kediri. Dengan biaya pendaftaran setiap tim sebesar Rp 300 ribu.