Kota Kediri Mendapat Penghargaan Kota Stop BABS/ODF

Kediri Dalam Berita | 04/10/2019

TIMES Indonesia

Kota Kediri Mendapat Penghargaan Kota Stop BABS/ODFPiagam penghargaan yang diterima sekda kota kediri.
KAMIS, 03 OKTOBER 2019 - 18:21
 
 Share
 Tweet
 Share
 Share
 

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Bertepatan dengan Hari Batik Nasional, Kota Kediri meraih penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan Award tahun 2019 dalam acara Seminar Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke IX. Tahun ini Kota Kediri mendapat penghargaan kategori “Kota Stop BABS (Buang Air Besar Sembarang) /ODF (Open Defacation Free)”, yakni dalam upaya memobilisasi masyarakat untuk terlibat dalam penyediaan layanan sanitasi berkelanjutan berbasis masyarakat tahun 2019. 

Piagam Penghargaan dari Kementrian Kesehatan yang diberikan Menteri Kesahatan RI Nila Moeloek  diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu di Auditorium dr. G.A. Siwabessi, Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Piagam-penghargaan-yang-diterima-sekda-kota-kediri-b.jpg

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Fauzan Adima menjelaskan bahwa dalam rangka Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia tahun 2019, Kementerian Kesehatan RI melakukan penilaian verifikasi lapangan Kota Kediri ODF pilar 1 selama 2 hari pada tanggal 10 sampai dengan 11 September 2019 oleh Tim Kementerian Kesehatan RI dan Tim Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri menuturkan dari serangkaian penilaian tersebut Kementerian Kesehatan memberikan penghargaan STBM berkelanjutan bagi Kota Kediri sebagai Kota Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF). Hal itu bertujuan menumbuhkan rasa kesadaran dan memobilsasi masyarakat untuk terlibat dalam penyediaan layanan sanitasi berkelanjutan berbasis masyarakat sehingga lingkungan pemukiman bebas dari pencemaran tinja manusia.

Sementara Sekda Kota Kediri berharap dengan mendapatkan penghargaan ini Kota Kediri bisa meningkatkan prestasinya. Semoga tahun berikutnya dapat mewujudkan sebagai kota ODF dengan 5 pilar sekaligus. Lima (5) pilar tersebut yaitu: Stop BABS, Mencuci tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan air yang mengalir, mengelola Air minum rumah tangga, mengelola sampah rumah tangga, dan mengelola limbah cair rumah tangga.

Piagam-penghargaan-yang-diterima-sekda-kota-kediri-c.jpg

“Semoga dengan dukungan OPD terkait dan masyarakat yang sadar akan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga kota kediri lebih mudah dalam mencapai ODF 5 pilar,” ujar Budwi Sunu.

Selain Kota Kediri, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga memberikan penghargaan kepada 18 Kabupaten/Kota lain di Indonesia. Turut hadir dalam acara ini Kepala Daerah di Indonesia, dan juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi/Kota/Kabupaten yang hadir.